Vaksinasi Dimulai di Medan, Sekda Jadi Orang Pertama Divaksin

#isvan, medan

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Medan Ir Wiriya Alrahman MM menjadi orang pertama yang di mendapat vaksinasi Covid 19 di Kota Medan, menggantikan Pelaksana tugas (Plt) Wali Kota Medan Ir H Akhyar Nasution MSi karena status Akhyar sebagai penyintas yakni orang yang pernah terpapar Virus Corona tidak diwajibkan mendapatkan vaksin. Hal ini sesuai dengan Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 99 Tahun 2020 Tentang Pengadaan Vaksin dan Pelaksanaan Vaksinasi Dalam Rangka Penanggulangan Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid 19).

Pelaksanaan vaksinasi Covid 19 ini dipusatkan di Posko Satgas Covid 19 Kota Medan Jalan Rotan Proyek Petisah, Kelurahan Petisah Tengah, Kecamatan Medan Petisah, Jumat (15/1/2021). Sebelum vaksin dimulai, Plt Wali Kota Medan mengatakan dalam dua minggu terakhir terjadi peningkatan angka positif Covid 19 di Kota Medan. Maka dari itu, adanya vaksinasi Covid 19 ini dilakukan sebagai upaya dalam penanganan dan memutus mata rantai penyebaran Covid 19 di Kota Medan.

“Peningkatan angka positif Covid 19 mencapai sekitar 50 orang positif per harinya. Kondisi rumah sakit yang ada juga mumpuni pada jumlah sumber daya manusianya, meskipun untuk ruangan masih tersedia bagi pasien Covid 19. Maka dari itu, kehadiran vaksin ini sebagai salah satu upaya untuk menangani dan memutus mata rantai penyebaran Covid 19 di Kota Medan,” kata Akhyar.

Lebih lanjut Akhyar mengungkapkan bahwa metode vaksinasi bukan yang pertama kali dilakukan. Hanya saja masih banyak orang yang menafsirkan sendiri mengenai Vaksin Covid 19 ini. Maka dari itu, bagi warga yang memiliki pengetahuan mengenai vaksin ini dapat menyampaikan ke orang lain bahwa vaksin ini aman dan halal.

“Bagi kita semua yang memiliki pengetahuan tentang vaksin ini agar kiranya dapat disampaikan kepada khalayak ramai untuk tidak takut divaksin. Insya Allah ini kita lakukan sebagai ikhtiar sehingga kita semua dapat mencegah penyebaran Virus Corona yang kian meningkat tidak hanya di Indonesia tetapi juga di seluruh dunia. Dengan begitu, Indonesia sehat, ekonomi sehat dan kita semua bangkit kembali. Semoga vaksinasi ini memberikan pengaruh yang positif terhadap memutus mata rantai penyebaran Covid 19 di Kota Medan,” jelas Akhyar.

Usai menerima vaksin, Sekda Kota Medan mengatakan, vaksinasi ini dilakukan bertujuan untuk meyakinkan kepada seluruh masyarakat Kota Medan. Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) juga telah menyatakan vaksin ini aman. “Selain itu, Majelis Ulama Indonesia (MUI) juga sudah menyatakan vaksin ini halal bahkan penelitian yang dilakukan secara medis juga menyatakan aman,” katanya. ***

 

Print Friendly, PDF & Email

Related Posts