PSI Khawatir Pembangunan Sport Center PON 2024 Sumut-Aceh Tersendat

#jack, medan

Ketua DPW Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Sumatera Utara (Sumut) Nezar Djoeli menyatakan khawatir rencana pembangunan sport center yang dilengkapai 36 venue cabang olahraga untuk arena Pekan Olahraga Nasional (PON) Tahun 2024 di Desa Sena, Kabupaten Deli Serdang, bakal mulus.

Asumsi itu didasarkan atas tidak diakomodirnya anggaran pembangunan Sport Center Sumut dalam pembiayaan APBN tahun 2021 oleh Pemerintah pusat, demikian kata Nezar, dalam siaran persnya yang diterima lintasmedan.com, Rabu (14/7/2021). “Kondisi ini sangat mengkhawatirkan, termasuk bagi para atlet yang saat ini fokus melakukan persiapan untuk mengikuti kontestasi pada PON 2024 yang akan di selenggarakan di Sumatera Utara dan Provinsi Aceh sebagai tuan rumah,” ujarnya.

Seharusnya, lanjut dia, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut memiliki terobosan dan mencari solusi agar pembangunan komplek olahraga untuk PON 2024 bisa segera direalisasikan dengan menggunakan beberapa alternatif pendanaan.

Salah satu terobosan itu, menurut Nezar, dapat ditempuh dengan menggunakan skema kerjasama pembangunan yang melibatkan pihak swasta atau dikenal sebagai Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU). “Sayangnya, kita menilai Sekretaris Daerah Provinsi Sumut terkesan tidak sungguh-sungguh dalam memperjuangkan KPBU ke Pemerintah pusat dalam hal ini Bappenas,” ujarnya.

Selain itu, sebut dia, ketidaksiapan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TPAD) dalam memperjuangkan pembiayaan pembangunan sport center merupakan kelemahan Pemprov Sumut dalam penganggaran maupun menggunakan politik anggaran.

Padahal, kata dia, kalangan anggota DPRD Sumut selama beberapa tahun terakhir sudah sangat gencar mendorong sejumlah program strategis yang telah direncanakan oleh Pemprov Sumut.

Ia mengingatkan pembangunan sport center untuk PON 2024 tidak boleh tertunda terlalu lama karena faktor pendanaan, karena Sumut harus siap menjadi salah satu tuan rumah pesta olahraga akbar yang digelar setiap empat tahun sekali itu.

PSI Sumut, kata Nezar, mendorong dan berharap dengan jangka waktu yang masih 2 tahun lebih Pemprov Sumut sudah mulai melaksanakan pembangunan fisik sport center agar PON 2024 dapat terselenggara sesuai harapan masyarakat di daerah itu.

Sport Center seluas 300 hektare yang nantinya akan digunakan untuk pelaksanaan PON 2024 itu terbagi atas zona olahraga, penunjang, dan komersial.

Di zona penunjang akan dibangun sarana Amplitheatre, masjid, Sekolah Keolahragaan, dan wahana bermain.

Sedangkan zona komersial akan dibangun hotel, rumah sakit, convention hall, exhibition, dan pusat perbelanjaan.  ***

 

Print Friendly, PDF & Email

Related Posts