Rabu, 15 August 2018

Upaya Mendongkrak PAD,

Wali Kota Pimpin Tempel Stiker ke Perusahaan


#wasgo, medan

Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi  memimpin langsung pemasangan Stiker  Kampanye Gerakan Sadar dan Patuh Pajak Daerah kepada seluruh pengusaha yang terdaftar sebagai wajib pajak di Kota Medan. Secara simbolis, pemasangan stiker itu dilakukan Wali Kota di pintu masuk 3 objek objek pajak di Jalan AH Nasution Medan, Senin (14/5/2018). 

Melalui gerakan ini diharapkan dapat menggugah sekaligus menstimulus  para wajib pajak untuk membayar pajak. Dengan demikian 72%  pendapatan asli daerah (PAD) yang bersumber dari pajak daerah dapat terwujud.

Pemasangan stiker itu dilakukan Wali Kota  bersama sejumlah unsur Forkopimda Kota Medan serta Kepala Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Kota Medan Zulkarnain. Adapun  ketiga objek pajak yang  ditempelin Stiker  Kampanye Gerakan Sadar dan Patuh Pajak Daerah adalah Gerai Makanan Siap Saji MW,  Mistes Cafe serta Oriflame. Pemasangan stiker dilakukan Wali kota di depan pintu masuk ketiga objek pajak tersebut.

Proses pemasangan stiker berjalan lancar, pemilik usaha ketiga objek pajak itu pun menerima kedatangan Wali Kota dengan ramah. Selanjutnya, Wali Kota secara bergantian dengan unsur Forkopimda menempelkan stiker  tersebut. Setelah itu Wali Kota pun menyambangi satu persatu pengunjung yang ada. Selain bersalaman, kesempatan yang langka itu pun langsung digunakan para pengunjung untuk  berfoto dengan Wali Kota.

Sementara itu menurut Kepala BPPRD Kota Medan Zulkarnain,  pemasangan stiker yang dilakukan Wali Kota bersama unsur Forkopimda Kota Medan untuk memotivasi sekaligus mendorong para wajib pajak untuk menjadi pelopor-pelopor patuh dan taat membayar pajak daerah.

Diungkapkan Zulkarnain, pajak daerah merupakan salah satu sumber pembiayaan pokok dalam pembangunan kota. “Pajak daerah  menyumbang 72% dari total PAD. Jadi pajak daerah ini nantinya kita harapkan menjadi sumber pembiayaan pokok untuk menyelenggarakan berbagai program pembangunan kota yang telah ditetapkan dalam APBD, seperti pembangunan infrastruktur maupun berbagai pembangunan utilitas sosial ekonomi lainnya yang dibutuhkan masyarakat,” jelas Zulkarnain.

Secara rinci Zulkarnain menjelaskan, tahun ini pendapatan daerah yang diproyeksikan dalam APBD sebesar Rp.5,2 triliun. Dimana Rp.2,1 triliun diharapkan bersumber dari PAD. Sedabngkan pembentukan PAD itu sendiri 72% bersumber dari pajak daerah atau sebesar Rp.1,5 triliun. Itu sebabnya bilang Zulkarnain, kedudukan pajak daerah sebagi sumber pembiayaan pembangunan kota sangat penting dan strategis.***

TEKS FOTO: Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi  memimpin langsung pemasangan Stiker  Kampanye Gerakan Sadar dan Patuh Pajak Daerah kepada seluruh pengusaha yang terdaftar sebagai wajib pajak di Kota Medan. Secara simbolis, pemasangan stiker itu dilakukan Wali Kota di pintu masuk 3 objek objek pajak di Jalan AH Nasution Medan, Senin (14/5/2018). ***

\