Rabu, 19 December 2018

Kejatisu Tahan Kadis Pendidikan Langkat


#jack, medan

Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara menahan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Langkat, berinisial SS, terkait dugaan pungutan liar dana BOS senilai Rp76 juta. Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Sumut Sumanggar Siagian, di Medan, Rabu (10/1/2018), mengatakan, SS kemudian dititipkan di Rumah Tahanan Negara Klas IA Medan.

Selain itu, Kejati juga menahan tiga tersangka lainnya, yakni SKJ, Kepala SMPN 3 Tanjung Pura sekaligus Koordinator MK2SN/Korwil Langkat Hilir.

Kemudian, menurut dia, tersangka PTN, Kepala SMPN 3 Stabat sekaligus Bendahara MK2SN dan RBH, Kepala SMPN 2 Gebang sekaligus Korwil Langkat Teluk Haru.

“Keempat tersangka tersebut, merupakan pelimpahan berkas perkara dari Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sumut kepada Kejati,” ujar Sumanggar.

Ia menyebutkan, sebelum dilakukan penahanan terhadap tersangka itu, Kejati terlebih dahulu memeriksa berkas perkara Operasi Tangkap Tangan (OTT) dana BOS di Dinas Pendidikan Langkat.

Dalam pemeriksaan tersebut, berkas perkara tersangka itu, telah sempurna atau P-21, maka dilakukan penahanan.

“Setelah JPU dari Kejati Sumut, selesai nantinya menyusun dakwaan, dan akan melimpahkan berkas perkara itu ke Pengadilan Negeri Medan,” kata mantan Kasi Pidum Kejari Binjai.

Sebelumnya, Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sumut menetapkan 4 tersangka dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) terkait dana BOS di Dinas Pendidikan Langkat.

Keempat tersangka itu diantaranya Kepala Dinas Pendidikan Langkat, Salam Syahputra, Kepala SMPN 3 Tanjung Pura sekaligus Koordinator MK2SN/Korwil Langkat Hilir, Sukarjo.

Kemudian, Kepala SMPN 3 Stabat sekaligus Bendarahara MK2SN, Patini dan Kepala SMPN 2 Gebang sekaligus Korwil Langkat Teluk Haru, Restu Balian Hasibuan. Keempat tersangka ditahan di RTP Polda Sumut.

Keempat Aparatur Sipil Negara (ASN) itu diamankan bersama 7 orang lainnya di SMP Negeri 4 Sei Lepan di Desa Harapan Makmur, Sei Lepan, Langkat, Selasa (17/10).

Ke-11 orang yang diamankan diduga melakukan pengutipan atau pemotongan dana BOS di seluruh SMP Negeri di Kabupaten Langkat dengan besaran Rp10.000 per siswa.

Proses pengutipan itu melalui tiga koordinator wilayah.Dilaksanakan saat rapat koordinasi yang dipimpin kepala Dinas Pendidikan beserta seluruh kepala SMP Negeri di Kabupaten Langkat. OTT yang dilakukan berhasil membawa barang bukti sejumlah uang tunai Rp76.010.000, daftar hadir peserta rapat, buku catatan bendahara dan berisi kutipan dana BOS. ***