Jumat, 15 December 2017

Pemko Medan Ambil Alih Pasar Peringgan


#jack, medan

Meski sempat mendapat perlawanan namun tim gabungan  yang dikoordinir Satpol PP Kota Medan berhasil mengambil alih aset dan tanah dan bangunan Pasar Tradisionil Peringgan dari PT Triwira Loka Jaya, Selasa (26/9/2017). Selanjutnya, Badan pengelola  Keuangan Aset Daerah  Kota Medan dan PD Pasar Kota Medan  akan mempersiapkan langkah  lanjutan pasca pelaksanaan pengambialihan dilakukan.

Sebelum proses pengambilalihan dilakukan, sebanyak 441 orang  tim gabungan yang terdiri dari unsur Satpol PP, PD Pasar, Denpom I/5 Medan, Kodim 0201/BS, Polrestabes Medan, Dinas Perhubungan serta jajaran Kecamatan Medan Baru lebih dahulu menggelar apel di Taman gahaj Mada Jalan Gajah Mada sekitar pukul 14.00 WIB.

Kasatpol Kota Medan M Sofyan yang bertindak sebagai koordinator memberikan arahan agar proses pengambilalihan yang dilakukan tetap mengedepankan tindakan persuasif. Dikatakannya, tugas ini dilaksanakan berdasarkan Surat Wali kota Medan No.593.5/10102 tanggal 22 September 2017.

"Apa yang kita lakukan ini untuk penegakan perda yaitu pengambilaihan aset tanah dan bangunan serta fasilitas lainnya yang berada di Pasar Peringgan. Hal ini terkait dengan berakhirnya Perjanjian Kerjasama Pemabngunan Kembali dan Pengelolaan Ex Pasar peringgan No.511.2/20399 tanggal 10 Oktober 1991 antara Pemko Medan dengan PT Triwira Loka jaya tanggal 23 Mei 2016," kata Sofyan.

Usai memberikan arahan, Sofyan beserta tim gabungan selanjutnya bergerak menuju Pasar Peringgan.  Yang menjadi objek utama pegambilalihan aset ini yakni kantor berukuran lebih kurang 8 x 12 meter yang berada di basement (tempat parkir). Namun upaya itu dihalang-halangi puluhan pihak PT Triwira Loka Jaya (TLJ) beserta kuasa hukumnya.

Sempat terjadi perdebatan yang cukup alot, sebab pihak PT TLJ menolak keras pengambialihan tersebut. Namun Sofyan didampingi Kabag Perlengkapan dan Layanan Pengadaan Setdakot Medan SI Dongoran dan Kabag Hukum Sulaiman tetap bersikukuh melakukan penegakan perda tersebut.

"Jika bapak-bapak keberatan dengan tindakan penegakan perda yang kami lakukan ini, silahkan tempuh jalur hukum. Kami  datang untuk melaksanakan tugas. Tolong jangan halang-halangi kami!" tegas Sofyan.

Aksi dorong-dorongan pun sempat terjadi namun Sofyan terus emngistruksikan tim gabungan maju dan mengambil alih kantor tersebut. Upaya tersebut berhasil, puluhan pria yang coba menghalangi berhasil dihalau. Selanjutnya tim gabungan berhasil membuka dinding alumunium bagian depan.

Sebagain dari puluhan pria itu bertahan di dalam kantor. Kembali Sofyan memerintahkan mereka untuk menyingkir dan memberikan waktu 10 menit  agar mengosongkan tempat tersebut. Setelah waktu yang diberikan habis, Sofyan kembali menginstruksikan tim gabungan untuk maju kembali  sehingga memaksa puluhan pria yang semula bertahan akhirnya menyingkir. ***