Senin, 18 December 2017

Kaki Herman Pencuri Pick-Up Didor Timah Panas


#sabar-binjai

Hermasyah alias Herman (35) meringis saat dipapah turun dari lantai dua Satreskrim Polres Binjai menuju halaman, Kamis (30/11/2017). Pria berkulit hitam ini menompangkan ke dua lengannya ke bahu dua anggota polisi. Di kedua betisnya terdapat perban putih yang di kedua sisinya ada bercak merah.

Petugas terpaksa menembak kaki Herman karena melakukan pencurian mobil pikap L300 milik Lumban Simatupang, di Jalan Danau Poso, Binjai Timur 27 Nov 2017 sekitar pukul 22.00 WIB.

Setelah melakukan pencarian, petugas berhasil mengamankan Herman, Rabu (29/11/2017) sekitar pukul 16.00 WIB. Warga Padang Tualang, Langkat ini terpaksa ditembak di kedua kakinya karena berusaha melarikan diri saat akan ditangkap.

Kepada wartawan, Herman mengaku menjalankan aksinya bersama rekannya, Rustam (37) warga Diski, Sunggal yang saat ini masih dalam dicari petugas kepolisian. "Aku berperan bawa kereta. Rustam yang metik bang. Kami beraksi pakai kunci T," katanya.

Dia mengatakan, usia menjalankan aksinya, dia mendapatkan jatah Rp 4,5 juta. Uang itu katanya digunakan untuk kebutuhan rumah tangga.

Kapolres Binjai, AKBP MR Salipu didampingi Kasat Reskrim, AKP Hendro mengatakan Herman ditangkap sesuai dengan laporan yang diterima pihaknya. "Berdasarkan pengakuan tersangka. Dia sudah beraksi dua kali di wilayah Binjai," katanya. ***

Keteranganphoto :bapak kapolresta binjai lagi memberikan paparan menyangkut herman pencurian mobil pik up di lapangan parkir polresta binjai.