Sabtu, 21 July 2018

Kronologi Kaburnya 16 Tahanan :

Hujan Deras Atap Dijebol Terali Besi Dibengkokkan


#yasmir, rantauprapat

16 tahanan melarikan diri dari Rumah Tahanan Negara (Rutan) Labuhanbilik, Kecamatan Panai Tengah, Kabupaten Labuhanbatu, bermula dari turunnya hujan lebat mengguyur daerah itu, Kamis (12/03/2018) malam.

Demikian informasi yang berhasil dihimpun wartawan dari lokasi kejadian, Jumat (13/04/2018).

Turunnya hujan lebat mengguyur daerah ini, membuat penjaga Rutan (sipir) memilih tidak melakukan pengawasan tahanan sebagaimana mestinya. Sehingga mereka tidak mengetahui aksi warga binaan yang ada dalam Rutan Labihanbilik tersebut.

Petugas melakukan patroli sekitar pukul 02.30 WIB, Jumat (13/04/2018) dinihari, setelah hujan berhenti. Saat itulah baru diketahui, 16 warga binaan di Rutan Labuhanbilik, sudah kabur tidak berada dalam ruangan sel.

Petugas, yang mengetahui kalau warga binaan sudah melarikan diri, dengan cara terlebih dahulu membengkokkan terali besi. Kemudian, membobol asbes dan atap seng ruangan Rutan. Serta memanfaatkan kayu, untuk jembatan, menyeberang keluar Rutan.

Sementara Humas Kementerian Hukum dan Hak Azasi Manusia, Kantor Wilayah Sumatera Utara, Josua Ginting membenarkan, 16 tahanan warga binaan Rutan Labuhanbilik "kabur". Namun dia belum bersedia merinci penyebab " kaburnya" itu. "Benar kejadian itu dan saat ini sedang dilakukan pendataan", ucapnya. ***