Senin, 23 July 2018

Antisipasi Cuaca Ekstrim Hujan Deras & Angin Kencang

Wali Kota Instruksi OPD Terkait Siaga Penuh 24 Jam


#rafra, medan 

Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi  menginstruksikan  kepada  organisasi perangkat daerah (PD) terkait  di lingkungan Pemko Medan untuk  siaga dan langsung action di lapangan menyikapi cuaca ekstrim  yang menerpa Kota Medan dalam beberapa hari belakangan ini. Selain intensitas curah hujan sangat tinggi sehingga merendam sejumlah kawasan, cuaca ekstrim juga disertai dengan angin kencang yang berubah menjadi puting beliung. Tidak hanya menumbangkan pohon, angin kencang  merusak sejumlah rumah.

Apalagi Wali Kota memprediksi cuaca ekstrim akan berlangsung hingga beberapa hari ke depan. Cuaca esktrim yang paling parah terjadi  mulai  Minggu (8/7/2018). Hujan deras terjadi dua kali mulai sejak petang dan malam hari. Kondisi itu menyebabkan sejumlah kawasan di Kota Medan terendam air.

Di samping menyebabkan kemacetan arus lalu lintas yang cukup parah karena  kenderaan bermotor tidak  dapat melewati genangan air yang karena cukup tinggi, cuaca ekstrim juga disertai dengan angin kencang. Sejumlah pohon berttumbang sehingga memperparah kemacetan yang terjadi, serta beberapa rumah warga pun mengalami kerusakan.

Untuk Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Medan, Wali Kota minta agar mengerahkan para seluruh pekerja dan peralatan yang dimiliki guna mengatasi genangan air yang terjadi. “Kawasan yang selama ini rentan terendam air harus menjadi prioritas utama penanganan. Berkoordinasi dengan kecamatan dan kelurahan setempat untuk mencari akar masalah penyebab terjadinya genangan air dan segera diatasi,” kata Wali kota.

Di samping itu tambah Wali Kota, Dinas PU harus terus melakukan normalisasi drainase, terutama drainase-drainase yang selama ini  belum ‘tersentuh’.  Kemudian memeriksa lubang-lubang inlet yang  yang berada di pinggiran jalan untuk memastikan agar tidak tersumbat. Dengan demikian air yang menggenangi  jalan tidak terhalang mengalir  masuk ke dalam parit.  “Saya minta Kadis PU untuk mensiagakan petugas dan peralatan 24 jam penuh, begitu diperlukan langsung diturunkan!” tegasnya.

Selain Dinas PU, Wali Kota pun mengingatkan Dinas Kebersihan dan Pertamanan untuk mensiagakan petugasnya mengantisipasi kemungkinan pohon tumbang yang disebabkan angin kencang.  “Begitu mendapat laporan dari masyarakat ada pohon tumbang, langsung turun ke lokasi. Atasi secepat mungkin agar tidak menyebabkan terjadinya kemacetan,” pesannya.

Selanjutnya para camat dan lurah, terutama yang wilayah kerjanya dilintasi sungai, Wali Kota menegaskan agar siaga penuh. Selama cuaca ekstrim berlangsung, Wali Kota tidak mengizinkan ada camat maupun lurah ke luar kota. “Saya minta camat dan lurah fokus untuk membantu warga. Saya tidak mau dengar ada camat maupun lurah yang tidak tanggap ketika warganya diterpa musibah baik itu banjir  ataupun angin putin beliung,” tegasnya.

Terakhir, Wali Kota menghimbau kepada warga Kota Medan agar tidak keluar rumah jika tidak penting pada saat hujan deras dan angin kencang menerpa. Jika pun berada di luar rumah, Wali Kota berpesan agar mencari tempat berteduh sekaligus  berlindung  yang benar-benar aman dari pohon-pohon besar. Termasuk, tidak memarkirkan kenderaan bermotor di bawah pohon penghijauan di pinggir jalan. ***