Jumat, 15 December 2017

Perbaikan Jalan, Pemko Medan Jangan Diskriminasi


#jack, medan

Lembaga Advokasi Pengaduan Konsumen Sumatera Utara meminta Pemerintah Kota Medan tidak bersifat diskriminasi dalam memperbaiki kerusakan beberapa jalan di kota itu.

“Janji Wali kota Medan Dzulmi Eldin untuk menuntaskan perbaikan infrastruktur jalan akan rampung pada Tahun 2017 sepertinya tidak tercapai,” kata Sekretaris Lembaga Advokasi Perlindungan Konsumen (LAPK) Sumut Padian Adi Siregar, di Medan, Rabu.

Perbaikan jalan rusak yang dilakukan Pemkot Medan, menurut dia, masih terkonsentrasi di kecamatan tertentu, dan terkesan seperti “pilih kasih”.

“Sebagai perbandingan, yaitu Kecamatan Johor telah dilakukan perbaikan dua kali sepanjang tahun 2017 ini. Sedangkan Kecamatan Medan Timur yang sudah tiga tahun rusak parah belum lagi diperbaiki,” ujar Padian.

Ia menyebutkan, penderitaan akibat jalan yang rusak selama bertahun-tahun sangat dirasakan warga Kelurahan Glugur Darat dan Kampung Durian, termasuk mahasiswa dan pegawai Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU).

Bahkan, warga masyarakat terpaksa harus berjuang melewati jalan becek dipenuhi lumpur saat hujan lebat, dan menghirup abu pada musim kemarau akibat sisa galian parit tidak selesai dikerjakan Pemkot Medan.

“Dua akses jalan menuju kampus UMSU yakni Jalan Mukhtar Basri dan Jalan Bukit Barisan kondisinya sangat parah dan dipenuhi lubang. Hal ini dapat membahayakan keselamatan penggendara sepeda motor dan pengemudi mobil yang melintas di lokasi itu,” ucapnya.

Padian mengatakan, akibat kerusakan jalan tersebut, kerugian yang dialami warga Medan sangat besar, termasuk iklim usaha yang tidak menjanjikan lagi di kawasan kampus UMSU itu.***