Soal Penggusuran PK5

HAMBA Nilai Rahudman Hanya Berani dengan Wong Cilik

>> achmad, medan
            Terkait penggusuran pedagang kaki lima (PK5) di sejumlah kawasan Kota Medan oleh Pemko Medan, sejumlah elemen masyarakat menilai kebijakan yang dilakukan oleh Pj Walikota, Rahudman hanya dilakukan terhadap wong cilik (orang kecil) sedangkan kelompok pemilik modal besar tidak tersentuh sama sekali.
"Saya menilai Rahudman hanya berani kepada wong cilik semata, sedangkan orang-orang besar Rahudman tidak berani menyentuhnya salah satu contoh adalah sejumlah pedagang aksesoris mobil di sejumlah titik kota Medan seperti Jalan Semarang, Jalan surabaya yang bisnisnya memakan badan jalan tidak digusur padahal akitifitas pedagang yang sebagian besar dilakukan oleh kelompok bermata cipit itu jelas-jelas telah menyusahkan bahkan memacatkan arus lalulintas,'ujar Ketua LSM Himpunan AliansiMasyarakat Arus Bawah (HAMBA) Edy Rinaldi kepada Portibi DNP, Kamis (29/10) di Medan.
Edy menjelaskan jika dilihat dari penyebab keberadaan PK5 yang katanya menyebabkan kemacatan maka apa bedanya dengan keberadaan para pedagang aksesoris kenderaan bermotor yang memakan jalan sebagai tempat revarasi,tidak hanya dikawasan itu saja di kawasan Jalan Nibung, Jalan S Parman bahkan di samping Kantor Walikota sendiri Plaza Grand Palladium juga memakan roilent yang menyebabkan kemacatan."Dimana keberanian Rahudman menindak pelanggaran yang dimiliki oleh orang-orang besar tersebut,'tegas Edy kembali.
Dijelaskannya kembali Pemko Medan sangat tidak adil dalam menjalankan kebijakan,sebab tidak semua pelanggar aturan ditindak."Yang jelas Rahudman hanya berani kepada orang kecil sedangkan kepada orang-orang besar Rahudman tidak berani,'demikian Edy.
Sementara dari pantauan, terlihat sejumlah lokasi PK5 sudah tidak lagi menjalankan aktifitasnya bahkan warung kopi yang berada di sejumlah lokasi sudh tidak berjualan seperti di Jalan samanhudi Medan,Jalan Gajah Mada dan lainnya. Sampai saat ini tidak diketahui kemana pedagang warkop itu menjalankan activitasnya untuk memenuhi kebutuhan keluarganya sehari-hari. ***