Senin, 11 Januari 2010 - 10:38 WIB - admin
>>wahyudi, medan
Lamsaria Harahap (33), warga Jalan Gaharu gang Sekolah Medan melaporkan suaminya Yusrin Ritonga warga Jalan Komplek IAIN Jalan Sutomo ke Polsekta Medan Timur, Selasa (5/1).
Bersama anaknya Ari Fauzi ia mengadukan suaminya karena telah melakukan penganiayaan terhadap dirinya di rumah istri muda Yusrin.
Persoalan ini bermula ketika Lamsaria hendak minta uang belanja kepada Yusrin Ritonga. Namun ternyata kedatangannya malah disambut amarah suami yang ketika sedang bersama istri mudanya.
Ketika itu, sang suami yang sedang bersama istri mudanya agaknya tak senang dengan kehadiran Lamsaria. Seketika saja suasana menjadi ribut karena mereka berdua bertengkar.
Namun, tak disangka istri muda Yusrin ternyata ikut campur dan saat itu pula Lamsaria menyiramnya dengan air panas. Mendapat perilaku itu, Yusrin pun naik pitam dan langsung memukul Lamsaria hingga mengalami luka memar di tubuhnya. Tak terima dengan perbuatan itu, Selasa (5/1) lalu Lamsaria bersama Ari Fauzi anaknya mengadu ke Polsekta Medan Timur berharap suaminya itu mendapat ganjaran atas perbuatannya.
Di Mapolsek Medan Timur wanita muda itu menceritakannya, peristiwa pahit itu dialaminya 1 Januari lalu. Saat itu sekira pukul 19.30 WIB dia mendatangi rumah suaminya untuk meminta uang belanja. Namun saat memasuki rumah itu, dia mendapati suaminya tengah bersama istri mudanya. Melihat hal itu Lamsaria geram hingga terjadi adu mulut. Karena emosi Lamsaria menyiram istri muda suaminya itu. "Aku sempat siram dia," bebernya.
Melihat itu suaminya justru memarahinya dan memitingnya. Di tengah kemarahan itu istri muda Yusrin langsung kabur. Sementara Lamsaria terus dianiaya Yusrin hingga wajahnya memar dan lehernya juga menderita luka biru. "Aku dicekiknya dipukulinya," tandasnya.
Awalnya dia tak berniat melaporkan kasus itu, namun karena tak ada itikad baik sang suami untuk minta maaf, dirinya pun memilih melaporkan kasus itu ke polisi.
Kapolsekta Medan Timur, AKP Yatim Syahri Nasution ketika dikonfirmasi Jumat (8/1) mengaku telah menerima laporan itu dan masih melakukan pemeriksaan terhadap beberapa saksi. "Kita masih memproses kasus ini dan telah minta keterangan sejumlah saksi," katanya. ***