>>luqman, medan
Iptu Ronaldo Situmorang (27) Wakasat Reskrim Polres Dobo satu dari 34 penumpang speedboat Dolpin yang hilang empat hari lalu di perairan Dobo Maluku Utara, belum diketahui kabarnya.
Demikian disampaikan orangtua korban Ronaldo, Robert Situmorang, saat ditemui wartawan dikediamannya Jalan Rinte 2 No 92, Kompleks Kejaksaan, Simpang Selayang, Medan , Minggu (31/1), membenarkan bahwa salah satu penumpang speedboat yang saat ini belum terendus kabarnya adalah putra sulungnya.
Dijelaskannya, anaknya yang lulusan Akademi Polisi tahun 2006 ini, hendak pulang ke Medan setelah mendapatkan cuti dari pimpinannya. "Rencana Ronaldo pulang ke Medan untuk merayakan syukuran atas kenaikkan pangkatnya," kata Robert Situmorang.
Menurut Robert Situmorang, yang juga Wakil Ketua AMPI Kota Medan ini, mereka mengetahui kabar tersebut setelah dihubungi Chandra Tarigan, teman korban, melalui handphone, pada Kamis (28/1). Pengakuan Chandra saat itu, kata Robert, korban bersama penumpang lainnya naik speedboat tanggal 27 Januari 2010 sekitar pukul 12.00 Wit, menuju Kota Tual.
Chandra kaget karena speedboat yang ditumpangi korban kelahiran 17 Mei 1983 ini, belum juga tiba di Kota Tual. Sementara speedboat ditumpangi Chandra, yang bergerak dua jam kemudian terlebih dahulu tiba di Kota Tual.
"Hingga saat ini kami belum mengetahui keberadaan Ronaldo. Sementara informasi yang kami terima masih simpang siur. Belum ada kepastian dari pihak kepolisian setempat maupun instansi terkait,"ucapnya sedih.
Hal senada dikatakan A Br Siagian, ibu korban, bahwa selama empat hari sejak kejadian mereka belum menerima kabar mengenai nasib Ronaldo, anak sulung dari tiga bersaudara ini. "Kami hanya bisa memanjatkan doa kepada Tuhan, agar Ronaldo dilindungiNya dan terhindar dari musibah,"ujar ibu tiga anak ini sambil menyeka air matanya.
Sementara informasi yang beredar, Speedboat Dolpin naas itu bergerak dari pelabuhan tidak resmi tempat reparasi kapal pantai Dobo, tanggal 27 Januari 2010, pukul 13.00 Wit menuju Kota Tual. Speedboat itu di sewa oleh oleh PT Arabika. ***