Musda ke VIII Partai Golkar Binjai

Zainuddin Purba SH Terpilih Secara Aklamasi

Musda ke VIII Partai Golkar Binjai

>>luqman, Binjai
          Zainuddin Purba terpilih secara aklamasi di Musyawarah Daerah (Musda) PG Tingkat II Kota Binjai ke-8., yang dibuka langsung oleh Ketua Partai Golkar Sumatera Utara, H Syamsul Arifin, SE di Pendopo Umar Baki Binjai, Minggu (7/2).
Syamsul Arifin dalam sambutannya, mengharapkan pelaksanaan Musda PG Tingkat II Kota Binjai dapat berjalan dengan lancar dan damai, dan dirinya juga meminta agar pengurus PG Kota Binjai yang akan terpilih nantinya dapat menyiapkan program kerja jangka pendek dan jangka panjang agar kedepannya PG dapat semakin berkembang dan benar-benar dapat menampung aspirasi masyarakat dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Usai membuka Musda Golkar, H Syamsul Arifin meninggalkan tempat dan pelaksanaan Musda dilanjutkan kembali dengan agenda pengesahan jadwal Musda ke - 8, pengesahan peraturan tata tertib dan pemilihan pimpinan Musda. Namun Musda yang dilangsungkan kembali usai Ketua DPD PG Sumut meninggalkan lokasi Musda berlangsung ricuh. Bahkan, kader Partai Golkar dengan kader salah satu OKP nyaris bentrok saat berlangsungnya Musda.
Kisruh Musda berawal saat Ir Haris Harto mempertanyakan kepada pimpinan Musda terkait ketua SOKSI Binjai. Sebab, Haris Harto bingung siapa sebenarnya ketua SOKSI Binjai. "Saya menerima dua surat dari DPD Tingkat I terkait ketua SOKSI, siapa sebenarnya ketua SOKSI ini, sebelum Musda berlanjut, selesaikan terlebih dahulu masalah ini," kata Harto.
Dikarenakan peserta Musda sudah dibentuk melalui pleno di DPD tingkat I Sumut, kader Golkar sempat emosi. "Untuk apa lagi kita permasalahkan siapa ketua SOKSI, kita sudah buat rapat pleno dan ketua SOKSI sudah ada, jadi apa lagi yang kita bahas, sudah siapa yang terpilih saat rapat pleno yang lalu, itu yang sah," kata Taufik Aminullah.
Mendengar ucapan Aminullah, salah seorang kader AMPI berdiri dan dikarenakan ada selisih paham, akhirnya kader Golkar dan kader salah satu OKP nyaris jika peserta dari kedua kader tidak melerai keduanya. Dikarenakan keributan, Musda Golkar akhirnya di sekor selama 10 menit. Musda Golkar kembali digelar dan tidak ada lagi keributan. Sebab, Ir Haris Harto seusai membacakan pertanggung jawabannya sebagai Ketua DPD Partai Golkar tigkat II Binjai periode 2004 - 2009, menyatakan akan fokus dengan jabatannya selaku Ketua DPRD Binjai periode 2010 - 2015. Namun, pimpinan lima kecamatan ada dua kecamatan tak menerima pertanggung jawaban Haris Harto. Kedua kecamatan menolak diantaranya Kecamatan Binjai Timur dan Binjai Selatan.
Menurut Ketua Kecamatan Binjai Selatan, Zainuddin Purba, pertanggung jawaban Haris Harto bisa diterima dengan catatan tidak ikut mencalonkan diri sebagai ketua DPD Partai Golkar Tingkat II Binjai. "Saya bisa terima pertanggung jawaban Haris Harto asal tidak ikut sebagai calon Ketua DPD Golkar Tingkat II Binjai," kata Zainuddin Purba yang akrab dipanggil pak Uda.
Sementara itu, Haris Harto sebelum Musda selesai, terlebih dahulu meninggalkan lokasi Musda. Saat dikonfirmasi melalui telepon, Ir Haris Harto mengatakan, ia belum mundur hanya saja ia ingin fokus sebagai ketua DPRD Binjai. "Sebelumnya sudah saya sampaikan, saya fokus sebagai ketua DPRD Binjai dan saya belum mundur. Kenapa saya fokus ke DPRD Binjai, sebab pekerjaan sebagai ketua DPRD Binjai masih banyak, jadi masalah Musda ini biarlah kader-kader Golkar lainnya yang maju," kata Haris Harto.
Meski Haris Harto sudah meninggalkan lokasi Musda, Musda tetap berlanjut dan calon Ketua DPD II Binjai yang tinggal seorang yakni Zainuddin Purba, langsung terpilih secara aklamasi. Usai pemilihan Ketua, acara Musda akan dilanjutkan sekira pukul 20:00 WIB dengan pembentukan pengurus Formatur. ***