Perayaan Imlek 2561 Medan Gelap Gulita

Ajibsyah : Pemadaman Listrik Tidak Manusiawi

>> iswadi, medan
           Ketua Komisi D DPRD Sumut H Ajib Shah mengutuk keras terjadinya pemadaman listrik pada pergantian tahun baru Imlek 2561 di sebagian besar wilayah Kota Medan.
"Kita amat menyesalkan terjadinya pemadaman listrik di saat saudara kita etnis tionghoa sedang merayakan pergantian tahun," kata Ajib kepada wartawan, Minggu (14/2).
Menurut Ajib, tidak seharusnya pemadaman listrik tanpa pemberitahuan sebelumnya itu dilakukan pihak PLN di daerah ini pada hari-hari besar, seperti yang terjadi pada malam perayaan tahun baru Imlek 2561 semalam.
Kata dia, mestinya pihak PLN sudah dapat mengantisipasi hal itu karena pergantian tahun merupakan momen yang penting bagi etnis Tionghoa di daerah ini yang jumlahnya mencapai 1,6 juta jiwa.
"Apalagi pada pergantian tahun baru Imlek itu, mereka yang merayakannya juga melakukan sembahyang di kelenteng," ujar mantan Ketua MPW Pemuda Pancasila Sumut ini.
Jadi, sebut Ajib, bisa dibayangkan betapa kecewanya mereka karena harus bergelap-gelap saat melakukan ibadah pada pergantian tahun baru Imlek tersebut.
"Bagaimana bisa khusuk beribadah jika tiba-tiba saja pihak PLN dengan seenak udelnya memadamkan listrik ketika mereka sedang sembahyang," cetus politisi dari Partai Golkar ini.
Menurut Ajib, pihak PLN tidak bisa semaunya melakukan pemadaman listrik dengan alasan klise kurangnya pasokan daya maupun kerusakan mesin, terlebih di hari-hari besar keagamaan maupun hari besar nasional lainnya.
Sebab, pemadaman tersebut bisa memunculkan kecemburuan bagi warga etnis Tionghoa, dan terkesan masih terjadi diskriminasi di saat mereka merayakan tahun baru Imlek.
Makanya, sebut Ajib, sudah saatnya pihak PLN di daerah ini memberikan pelayanan terbaik karena perusahaan "plat merah" tersebut juga selalu menuntut agar warga selaku konsumen memenuhi kewajibannya.
"Jika konsumen telat memenuhi kewajibannya, pihak PLN langusng memberi sanksi, tapi sebaliknya pelayanan PLN amat mengecewakan, terutama dalam hal pemadaman listrik," kata calon Walikota Medan itu.
Menurut Ajib, sudah saatnya pihak PLN di daerah ini introspeksi mengenai kinerjanya selama ini, terutama dalam upaya mengatasi terjadinya pemadaman listrik.
Ia dengan tegas mengatakan, selaku wakil rakyat Sumatera Utara, amat kecewa dengan terjadinya pemadaman listrik di saat warga Tionghoa merayakan pergantian tahun baru Imlek 2561.
"Kalau perlu petinggi PLN pusat segera mengevaluasi pimpinan PLN Sumatera Utara jika tidak segera bisa mengatasi pemadaman listrik di daerah ini," tandas Ajib Shah. ***