>> imbc, jakarta
Majelis Wali Amanat USU akhirnya memilih Prof Dr Syahril Pasaribu DTM H,MsC (CTM) Sp.A(K) sebagai Rektor USU periode 2010 -2015 pada sidang MWA yanh dipimpin Ketua MWA Joefly Bachroeny di ruang rapat Kementerian Pendidikan Jakarta (Jumat 26 Feb 2010).
Dihadiri 19 orang dari 20 anggota MWA diantaranya Menteri Pendidikan Nasional Mohd Nuh,Gubernur Sumut H Syamsul Arifin,SE,Rektor USU Prof Chairuddin P Lubis.
Sidang MWA pemilihan Rektor ini didahului dengan pemaparan visi dan misi dari 2 calon Rektor USU yang telah terpilih oleh Senat Akademik tg 24 Februari yakni Prof Dr Syahril Pasaribu dan Prof drg Ismet Danial Ph.D.Sp.
Pemilihan berlangsung lancar masing masing setiap anggota MWA memiliki hak 1 suara kecuali Mendiknas memiliki 7 suara (35 persen).
Gubsu H Syamsul Arifin SE menyatakan rasa gembiranya bahwa proses kepemimpinan Rektor USU berjalan dengan damai dan lancar. "USU pantas menjadi teladan dalam pergantian rektor Perguruan Tinggi karena suasana demokratis dan kondusitifitas kampus tetap terpelihara" ujar Gubsu selaku penasihat MWA.
Lebih lanjut menurut Gubsu, momentum yang baik ini harus dapat membangun semangat kebersamaan dalam meningkatkan citra USU ke depan terutama meningkatkan kualitas akademik dan dapat meningkatkan soliditas sesama keluarga besar USU.
Mendiknas Mohammad Nuh menyampaikan penghargaan kepada keluarga Besar USU atas tata pengelolaan USU dan akademiknya sehingga dapat menjadi modal dalam membangun USU
"Yang sudah, sudahlah. Saya yakin USU bisa memilah kapan belajar,kerja,dan berkompetisi" ujar mantan Menkominfo ini.
Lebih lanjut Mendiknas berharap kepada keluarga Besar USU agar USU ke depan dapat terus membangun Akademic Culture atau budaya akademik yang menghormati dan mengembangkan keberagaman ,agar sumber dayanya dapat dimanfaatkan secara sinergi untuk membangun Sumut, bangsa dan negara.
Hal lainnya diingatkan Menteri agar USU mampu meningkatkan prestasi akademik sehingga mampu memberi kontribusi bagi prestasi akademik secara nasional.
"Secara nasional produk karya ilmiah baru 6 persen,internasional Indonesia masih O,2 persen" ujarnya sehingga pengembangan karya ilmiah masing-masing perguruan tinggi harus terus dipacu.
Dihadapan 2 kandidat Rektor yang dipilih tersebut Mendiknas lebih lanjut berharap agar semua calon Rektor baik yang telah terpilih maupun yang tidak terpilih agar bersama-sama membesarkan USU,kejayaaan USU dan kejayaan Sumut.
"Di awal ada perbedaan, ke depan kita bangun kebersamaan untuk membangun USU" ujarnya