>>imbc, medan
Pemprop Sumut segera menyalurkan bantuan bagi korban bencana gempabumi di Sumatera Barat. Bantuan itu merupakan hasil sumbangan seluruh elemen masyarakat d Sumut, dari mulai pengusaha, birokrat, sampai masyarakat biasa, kepada masyarakat Sumatera Barat yang terkena bencana mengenaskan tersebut.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Kadis Kominfo), Eddy Syofian, kepada sejumlah wartawan di Medan, Selasa (2/3), menyebutkan jumlah bantuan yang terkumpul melalui rekening Sumut Peduli mencapai kisaran Rp 5 miliar.
Kata Eddy, hari ini (3/3) ia akan melakukan pertemuan dan koordinasi dengan pemerintah daerah di Sumbar yang akan menerima bantuan tersebut. Kata Eddy, bantuan yang diberikan tidak dalam bentuk dana, melainkan pembangunan fisik.
"Jumlah bantuan yang terkumpul berkisar Rp 5 miliar. Rp 2 miliar di antaranya telah kami salurkan ke korban banjir bandang di Kabupaten Mandailing Natal, sementara sisanya akan diarahkan ke korban di beberapa kabupaten di Sumatera Barat," ujarnya.
Ia menyebutkan prioritas pembangunan fisik itu berupa sarana-prasarana, terutama sekolah yang mengalami kerusakan atau kehancuran. Dengan koordinasi itu pihaknya akan mengetahui daerah mana yang akan menjadi prioritas penyaluran bantuan.
"Kalau Kota Padang, kayaknya enggaklah (kecil kemungkinan menerima bantuan -red). Sebab sudah banyak pihak yang membantu pemulihan pembangunan ibkota Sumatera Barat tersebut," ujar Eddy.
Kata Eddy, kemungkinan besar Gubsu Syamsul Arifin yang saat ini sedang menunaikan ibadah di Tanah Suci Mekkah, akan meresmikan semua bangunan hasil sumbangan masyarakat Sumut tersebut.
Ditanya tentang Madina, Eddy menyebutkan Pemprop Sumut dan Pemkab Madina telah bekerjasama dan berkoordinasi dalam melakukan relokasi masyarakat yang menjadi korban banjir, ke daerah yang lebih aman seluas empat hektar.
Di lahan itu, Eddy menyebutkan dana Rp 2 miliar yang diperoleh masyarakat Sumut diperuntukan bagi pembangunan aula, rumah, dan fasilitas fisik lainnya bagi masyarakat. "Rumah dan sarana fisik yang dibangun umumnya permanen dalam arti disemen," tegas Eddy. ***