Kadispora Binjai Todongkan Pistol pada Wartawan

>>luqman, binjai
    Tiga wartawan di Kota Binjai berniat mengadukan Kadispora Binjai Darmanto, karena telah menodongkan pistol kepada mereka saat hendak mewawancarai sang kadis terkait kasus dugaan perbuatan cabul yang dilakukannya.
    Kasus penodongan pistol terhadap ketiga wartawan ini sendiri, Kamis (4/3) telah dilaporkan ke PWI Perwakilan Binjai.
   Penodongan pistol ini sendiri berwal ketika ketiga wartawan berinisial IP, BR dan JT hendak melakukan konfirmasi kepada Kadispora Binjai, Darmanto, terkait dugaan cabul yang dilakukan sang kadis. Penodongan pistol tersebut dilakukan di Cafe milik Totok, Jalan T Amir Hamzah, Kecamatan Binjai Utara, Rabu (3/3) lalu.
    Keterangan yang diperoleh dari wartawan yang ditodong Totok, ketiga wartawan tersebut ingin melakukan konfirmasi terkait dugaan cabul yang dilakukannya. Sebelum bertemu, ketiga wartawan tersebut mencoba menghubingnya dan ketiga wartawan diarahkan bertemu di Cafénya.
    Namun, saat ketiga wartawan sampai di cafenya tanpa basa basi Totok langsung mengambil senjata apinya yang mirip jenis FN dari pinggangnya sambil mengacung-acungkan keraah wartawan. "Kalau saya tidak senang akan saya tembak, pistol ini punya 100 peluru, 20 diantarnya tidak terdeteksi dan tidak berseri. Senjata saya ini sudah punya izin berkat bantuan Kabid Humas Poldasu," ujar IP menirukan perkataan Totok.
    Melihat Kadispora mengacung-acungkan senjatanya, ketiga wartawan tersebut sempat kaget. Namun, IP ingin mengambil foto pistol tersebut, secara sepontan Totok langsung menyimpan pistolnya. "Suasana saat itu kami lihat tidak kondusif, kami sempat kaget dan takut. Kami juga tidak sempat meyakinkan apakah senjata tersebut asli atau tidak," ucapnya.
Sementara itu, Totok saat ingin dikonfirmasi di kantornya, tidak berada di tempat. Ketika di hubungi melalui via selelurnya, Totok juga enggan untuk menjawab.
Karena sikap aorogan Totok, mereka langsung meninggalkan pertemuan tersebut, dan persolan ini diceritakan kepada sejumlah wartawan lainnya. Sehingga timbul simpatik wartawan untuk membahas masalah ini di Sekretarian Parsatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Binjai, Jalan Veteran, kecamatan Binjai Kota, Kamis (4/2).
Dalam pertemuan tersebut, Ketua PWI, Muslim Ginting, menyepakati untuk membuat pemberitaan.
Sementara itu Kasat Intel Polresta Binjai AKP Zulkarnain Sinulingga SH saat dikonfirmasi wartawan via selulernya, Kamis (4/3) mengatakan, di Kota Binjai yang mempunyai atau mempergunakan senjata itu hanya ada 4 orang.
   "Kalau izin kepemilikan senjata Totok, sampai saat ini belum diketahui, dengan sikap arogansi Totok, kami menyarankan untuk ketiga wartawan tersebut agar membuat laporan peristiwa itu ke Polresta Binjai," ujar Zulkarnain. ***