>> jams, medan
Ratusan massa mengaku tergabung dalam Front Rakyat Anti Penindasan Sumatera Utara (FRAPSU) berunjukrasanya ke Gedung DPRDSU Jalan Imam Bonjol Medan, Senin. Mereka meminta Kapoldasu, Irjen Pol Oegroseno menyelesaikan kasus pekerja PT WRP Buana Multi Corpora yang sudah tujuh bulan belum juga selesai.
Dalam aksinya, ratusan massa berorasi dan membawa sejumlah poster dan spanduk. Mereka mendesak Kapolda menangkap pengusaha PT WRP, Mr Lee yang diduga melarikan diri ke Malaysia.Desakan massa kepada Kapoldasu itu disampaikan terkait, Kapoldasu sedang melakukan pertemuan dengan pimpinan DPRDSU dan pimpinan komisi.
Kabid Humas Poldasu, Kombes Pol Baharuddin Djafar saat menemui pengunjukrasa di depan gedung dewan menyatakan, kasus PT WRP Buana Multicorpora hingga kini kasusnya masih ditindaklanjuti dan berada di tangan kepolisian. "Kasus PT WRP saat ini masih kita tindaklanjuti. Untuk itu kami minta bersabar karena pihak kepolisian masih melakukan tindaklanjut kasus tersebut," ungkapnya.
Kata Baharuddin, kepolisian dalam menyikapi kasus PT WRP telah membentuk tim khusus,guna melakukan penyelidikan."Saat ini kita masih dalam melakukan penyelidikan kasus tersebut,"katanya.
Sementara itu, kalangan Anggota Komisi E DPRDSU, saat menerima perwakilan pengunjukrasa menyatakan pihaknya akan berjanji terus menindaklanjuti permasalahan ratusan buruh WRP yang di PHK sepihak. "Kita janji akan terus memperjuangkan penuntasan kasus PHK sepihak ini," ucap B Mokhtar dihadapan sejumlah pengunjukrasa. ***