Warga Hurase Tengah Nantikan SARASI Pimpin Tapsel

>> kodir, tapsel
          Warga Hurase, Kecamatan Batang Angkola, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), mengeluhkan ruas jalan menuju desa mereka sangat memprihatinkan sekali. Demikian bidang pendidikan dan pertanian, rasanya luput dari perhatian pemerintah.
"Kondisi badan jalan umum desa Hurase, sejak dulu tidak kenal dengan aspal. Tahun ke tahun sedikitpun tidak ada perhatian pemerintah untuk itu." Demikian diujarkan warga kepada pasangan calon bupati/wakil bupati Tapsel Syahrul M Pasaribu-Aldinz Rapolo Siregar (SARASI) saat hadir ke desa itu, kemarin.
PA Siahaan (46), warga desa Hurase mengatakan saat ini (warga desa-red) sudah sepenuhnya menyadari bahwa minimnya perhatian pemerintah terhadap kehidupan mereka. Bahkan dia akui sudah bosan dan tidak mau lagi dengar janji janji.
"Kami tidak lagi begitu yakin akan janji-janji politik seperti selama ini. Soalnya yang kami rasakan selamka ini hanyalah janji tinggal janji tanpa adanya realisasi yang jelas." Kata Siahaan.
Dia mencontohkan seperti badan jalan umum didesanya yang sudah bertahun-tahun tak disentuh aspal. Cuma ada batu koral bercampur pasir yang berdebu menutupi badan jalan, itupun berlobang-lobang. Padahal, kata dia dulunya pernah dijanjikan akan dibangun, Namun kenyataannya saampai sekarang apa?.

Anak Tiri

Sementara itu Hamonangon, warga Hurase menambahkan bahwa pembangunan ‘kampung' mereka selama ini terkesan lamban bahkan dianaktirikan, bila dibanding daerah-daerah lainnya di Tapsel. "Kami merasa dianaktirikan dari sisi pembangunan jalan, pertanian, dan pendidikan," keluhnya.
Padahal sebut dia, hasil hasil pertanian, dan perkebunan dari wilayah mereka selama ini sangat berpotensi. Seperti padi, guna menopang swasembada pangan di Tapsel. Karet, kulit manis, coklat, serta sayur mayor untuk kehidupan khususnya masyarakat Tapsel.
"Meski terkesan kurang diperhatikan oleh pemerintah selama ini, namun kami adalah warga yang taat pajak." Tandasnya.

Butuh Pemimpin Baru Tapsel
Kondisi Hurase yang begitu memprihatinkan memaksa keinginan warganya butuh pemimpin baru di Tapsel. "kami tengah nantikan pemimpin baru Tapsel, kami sudah bosan janji-janji," kata warga.
Menurut warga, mereka butuh pemimpin Tapsel lima tahun kedepan yang loyalitasnya tinggi, tidak arogan, dan suka berbohong, sosoknya rendah hati, putera daerah, keluarganya tidak tidak menyusahkan orang lain, apalagi mau kotak katik pejabat. Sehingga dinilai bisa menghambat kemajuan Tapsel kedepan.
Bahkan dalam spanduknya masyarakat ‘Tor Simitcak, Hurase, PARBATO (parsadaan batak toba) siap menangkan SARASI memimpin Tapsel peride 2010-2015.

Sambut Positif
Calon kat bupati Tapsel Syahrul M Pasaribu menyambut prihatin apa yang dikeluhkan warga itu,'apabila saya berhasil merebut kursi 1 "TS" berkat dukungan masyarakat keluhan itu akan saya realisasikan, itu sudah PR di benak saya dan sudah saya inventarisir," ucap Syahrul.
Menurut Syahrul banyak hal di Tapsel yang harus dibenahi. "Sektor infrastruktur jalan, pertanian, pendidikan dan kesehatan, sebagai skala prioritas kita dalam membangun menuju rakyat Tapsel yang lebih sejahtera," sebutnya. ***