>>syamsul bahri, deli serdang
Setelah lebih kurang satu bulan melakukan unjuk rasa dilanjutkan dengan aksi nginap di kantor DPRD Deli Serdang,akhirnya DPRD Deli Serdang tidak juga mampu menyelesaikan sengketa buruh dengan pimpinan perusahaan PT Mahakarya Inti Buana (MIB).
Ketidakmampuan ini langsung diperlihatkan oleh Ketua DPRD Deli Serdang Fatmawati Takrim dengan mengusir para buruh dengan alasan kehadiran mereka telah menimbulkan ketidaknyamanan terhadap tugas tugas DPRD Deli Serdang.
Selanjutnya tindakan pengusiran ini mendapat reaksi dari puluhan buruh terutama buruh perempuan dengan melakukan aksi menangis di depan pintu gedung dewan (7/4) sekitar pukul 17.30 WIB.
Dalam aksi menangis tersebut para buruh juga menyesalkan sikap pimpinan dewan yang tidak berpihak kepada kepada buruh, malah sebaliknya menerbitkan surat pengusiran, sehingga hal tersebut secara spontan para buruh meneriakkan "dimana hatimu ibu pimpinan".
Selain itu para buruh juga menilai Fatmawati tidak layak sebagai pimpinan dewan, sebab sampai saat ini DPRD Deli Serdang tidak mampu untuk menghadirkan pemilik perusahaan untuk menyelesaikan permasalahan yang dihadapi buruh PT MIB, bila diundang yang hadir selalu perwakilan PT MIB yang tidak dapat membuat keputusan,
Tidak mampu menyelesaikan masalah Fatmawati menggunakan tangan besi terhadap buruh dengan menyurati pihak Polres Deli Serdang dan Satpol PP Deli Serdang tertanggal 6 April 2010 nomr300/274 untuk membubarkan buruh PT MIB dari halaman kantor DPRD Deli Serdang.
Sebelumnya Fatmawati juga telah menerbitkan surat Nomor 300/245. Adapaun alasan penerbitan surat tersebut, para pengunjuk rasa menimbulkan ketidaknyamanan terhadap tugas tugas dewan. "Bahkan aksi nginap para buruh tersebut telah menimbulkan inventaris gedung dewan," kata Fatmawati tanpa mengingatkan kalau dirinya merupakan wakil rakyat yang pada pemilihan yang lalu buruh juga ikut memberikan kontribusi suara.
Mengenai surat permohonan pembubaran para buruh PT MIB ini pihak Polres Deli Serdang mengakui kalau pihaknya mendapat surat dimaksud,namun permohonan ketua DPRD Deli Serdang belum direspon dengan alasan pihak Polres masih malakukan tindakan persuasif terhadap para buruh.
Masih Bertahan
Walaupun telah diusir oleh ketua DPRD Deli Serdang Fatmawati Takrim para buruh masih tetap bertahan di halaman Gedung DPRD Deli Serdang. Namun tenda yang digunakan buruh untuk menginap telah digeser dari tempat semula yang dengan dengan pintu masuk gedung dewan.
Para buruh belum juga mau meninggalkan gedung dewan sebelum bertemu dengan pimpina PT MIB, dan ketika hal ini akan dikonfirmasikan kepada Fatmawati Takrim politisi Partai Demokrat ini tidak berada ditempat. ***