Protes Truk Galian C

Masyarakat Kecamatan Selesai Aksi Bakar Ban

>>luqman, binjai     Ratusan masyarakat Desa Perhisan Kecamatan Selesai Kabupaten Langkat, persisnya di kampung Gubernur Sumatera Utara, Syamsul Arifin SE melakukan orasi sambil membakar ban bekas di tengah jalan dan membuat pagar ditengah jalan, Jumat (9/4).    Mereka kesal dengan truk truk galian C yang sering melintas di jalan tersebut, dengan membawa muatan melebihi tonase.    "Gara gara sering melintasnya truk tersebut, jalan kami menjadi hancur. Untuk itu, kami meinta agar usaha galian C yang berada di desa kami ini ditutup," kata Saiful Lapehan, salah seorang warga yang mengikuti aksi tersebut kepada wartawan. Menurut Saiful, mereka tidak tahan melihat kondisi jalan yang semakin rusak. Akibat kondisi jalan rusak, pada musim kemarau jalan sering berdebu dan pada musim hujan kondisi jalan berlumpur.    "Yang paling susah pada saat kemarau, dimana anak-anak kami sering batuk disebabkan menghirup debu," keluh Saiful, seraya menambahkan akibat usaha galian C tersebut lahan pertanian juga ikut rusak.    Masih menurut Saiful, jalan tersebut memang sudah dua kali di aspal, saat Syamsul Arifin menjabat sebagai Bupati Langkat. "Semenjak Bupati sekarang ini, belum pernah di aspal. Aspal ini kekuatannya hanya 8 ton, tapi truk galian C yang melintas membawa muatan 20-25 ton. Kalau seperti ini, jalan tidak akan pernah bagus," katanya kesal.   Terpisah, Camat Selesai, Budi Aprianto S Sos ketika memberi penjelasan kepada masyarakat yang melakukan orasi mengatakan,   Bahwa anggaran untuk perbaikan jalan sudah ada. Namun, masyarakat harus sabar untuk menunggunya. "Mengenai masalah galian C, kami sudah melakukan koordinasi dan pihak pengusaha galian C juga sudah banyak membantu seperti menimbun jalan dengan pasir dan batu (sertu) yang dimuat. Untuk menutup usaha galian C tersebut, saya tidak bisa memutuskannya sendiri, kami terlebih dahulu berkoordinasi dengan Bupati," kata Budi.***