Lurah Kebun Lada Pusing Dikejar Warga

>>luqman, binjai

Ada hal menarik saat kunjungan kerja dan silahturahmi Walikota Binjai, HM Ali Umri SH MKn dilapangan Kelurahan Kebun Lada, Kecamatan Binjai Utara, Rabu (21/4).

Pasalnya, ratusan masyarakat yang menghadiri acara tersebut mengejar Lurah Kebun Lada, Fahrurozi guna menuntut uang yang dijanjikan kepada masyarakat sebesar Rp 20 ribu per orang.

Fahrurozi selaku lurah Kelurahan Kebun Lada kepada wartawan mengatakan, mengaku pening menghadapi ratusan masyarakat masyarakat yang menyerbu kantornya.

"Saya jadi pusing, undangan yang diberikan perlingkungan hanya 100 orang, yang datang lebih dari 400 ratus orang. Kalau begini, apa tak makin pusing saya,"ujar Fahrurozi.

Meskipun begitu, Fahrurozi berusaha menenangkan ratusan masyarakat yang memadati kantor lurah, dengan mencatat nama masyarakat yang belum menerima uang yang dijanjikan.

"Saya juga tidak tahu, apakah yang dicatat namanya ini akan diberikan lagi atau tidak. Uang ini diberikan agar masyarakat mau hadir dalam acara Walikota Binjai. Namun, uang tersebut hanya untuk masyarakat yang mendapat undangan, kalau yang tidak dapat undangan mana mungkin diberikan uang. Sementara yang datang ini tidak dapat undangan," katanya mengakhiri.

Sementara itu, ratusan masyarakat lingkungan III Kelurahan Kebun Lada, Kecamatan Binjai Utara, yang merasa tidak terima dengan cara Kepling membagikan uang, kepada wartawan, Rabu (21/4) mengaku sangat kecewa.

"Kami kecewa dengan cara Kepling, sebab Kepling kami pilih kasih, bisa pulak saudaranya saja yang deberikan undangan, sementara masyarakat yang dekat dengan lapangan tempat acara Walikota tidak diberikan," ujar Susi salah seorang warga, seraya menambahkan, anak Kepling sendiri lima-limanya dapat undagan, sementara masyarakat lainnya satu keluargapun tak ada yang dapat.

Susi juga mengatakan, tidak mengharapkan uang yang diberikan dari Walikota Binjai, hanya saja kata Susi, cara Keplingnya membuat masyarakat tidak suka, "Uang yang diberikan Walikota hanya Rp20 ribu, dan kami bukan memandang uang itu. Kalau hanya untuk makan kami masih bisa cari sendiri. Kenapa Keplingnya pilih kasih, semua keluarganya dapat undangan sementara kami tidak,"ucapnya kecewa.

Bahkan ratusan masyarakat yang mendatangi kantor lurah berniat akan mendatangi kantor camat Kecamatan Binjai Utara, guna melaporkan tindakan Kepling yang selalu pilih kasih dalam segala urusannya. ****