Efisiensi dan keamanan salah satu alasan pembuatan kartu pegawai negeri sipil elektronik (KPE) oleh Badan kepegawaian Nasional (BKN) yang akan digunakan oleh Pegawai Negeri Sipil di jajaran Pemprovsu.
"Hal ini sesuai MOU antara BKN Pusat dengan Gubsu yang dilakukan pada bulan Maret 2010 yang lalu," tutur Kepala BKD Provsu Suherman melalui Kabid Informasi Data Togar Simatupang di kantornya, Kamis (29/4).
Togar memaparkan, kalau pembuatan kartu ini adalah proyek BKN Pusat yang akan diterapkan dan digunakan oleh PNS di Pemprovsu. "BKN Pusat yang buat kartunya, Pemprovsu hanya menerima kartunya," sebut Simatupang.
Dia melanjutkan, kartu ini nantinya akan mempunyai banyak fungsi seperti ATM, Askes dan lainnya. Dan pembuatan kartu multi fungsi ini dilakukan secara bertahap dimana hingga kini sudah dua ribuan pegawai di jajaran Pemprovsu yang sudah difoto dan sidik jari. Informasi terakhir yang diterima BKD Provsu dari BKN Pusat kemungkinan pada bulan Mei-Juni 2010 kartu ini sudah selesai dan sudah dapat digunakan oleh PNS Pemprovsu. "Pertengahan tahun ini mereka sudah menerima kartu tersebut," ujarnya.
Kartu Elektronik dimaksud selain efisiensi dan aman Togar juga menjelaskan dengan adanya kartu ini dapat melatih PNS untuk berhemat dengan menabung di Bank. "Kita membiasakan PNS menabung juga," jelasnya.
Selain itu kata Togar dengan adanya kartu KPE ini NIP pegawai juga akan ada perubahan yaitu dari 9 angka menjadi 18 angka, itu terjadi karena memang sudah banyaknya jumlah pegawai. "NIP juga berubah dari 9 angka menjadi 18 angka," katanya.
Saat ditanya bagaimana dengan PNS yang berada di Kab/kota apakah mereka juga menggunakan kartu ini dia menjelaskan, sampai saat ini baru Pemprovsu saja yang melakukan MoU dengan BKN Pusat,sedangkan 33 Kab/kota yang ada di Sumut akan menyusul.
"Kabupaten/kota harus buat MoU dulu dengan BKN Pusat, dan ini sudah kita bicarakan tinggal menunggu waktu yang pas saja," ujarnya. ***