Rabu, 9 Juni 2010 - 18:06 WIB - admin
>>meri, medan
Dewan Pimpinan Wilayah Partai Amanat Nasional (DPW PAN) Sumatera Utara merasa kecewa terhadap H Maulana Pohan. Pasalnya, calon Walikota Medan yang diusung PAN Medan itu, tiba-tiba hijrah memberikan dukungan kepada pasangan Sofyan Tan-Nelly Armayanti.
“Kita (PAN—red), sangat kecewa dengan sikap Pak Maulana Pohan. Seharusnya, sebelum menentukan sikap, ‘kan lebih baik koordinasi dulu dengan PAN,” kata Ketua DPW PAN Sumut, Kamaluddin Harahap menjawab wartawan, di gedung DPRD Sumut, Rabu (8/9).
Seharusnya, kata Kamaluddin, Maulana Pohan harus berbesar hati kepada PAN yang telah mengusungnya tanpa membebankan “uang perahu”. Pasangan Maulana-Arif yang dicalonkan PAN, sama sekali tidak dibebankan biaya apapun dari PAN.
“Bahkan, sebagai tanda keseriusan PAN mencalonkan pasangan Maulana-Arif, Ketua Umum DPP PAN, Hatta Rajasa juga memberikan bantuan kepada pasangan ini. Nah, kalau tiba-tiba hijrah ke Sofyan Tan, saya menilai sangat tidak beretika tanpa ada koordinasi dengan PAN,” kata Kamaluddin, yang juga Wakil Ketua DPRD Sumut ini.
Sikap yang diambil Maulana Pohan, kata Kamaluddin terlalu maju. Ia berharap, kader dan simpatisan PAN jangan terlalu curiga kepada PAN sendiri. Saat ini, informasi beredar seolah-olah PAN mengarahkan Maulana Pohan mendukung pasangan Sofyan Tan-Nelly.
“Saya banyak menerima keluhan dan sms dari kader dan simpatisan PAN. Mereka menyatakan, Pak Maulana mendukung Sofyan-Nelly, karena arahan dari PAN. Saya menegaskan, informasi itu keliru dan salah besar. PAN Sumut sudah menetapkan arahan suaranya pada pilkada Medan putaran kedua, kepada pasangan Rahudman-Eldin,” kata Kamaluddin Harahap.
Wasekjen DPP PAN ini, mengajak kader dan simpatisan PAN agar tidak terprovokasi dengan informasi yang menyesatkan dan membingungkan umat.
Dilaporkan ke DPP
Terkait sikap dukungan yang diambil Maulana Pohan ke Sofyan-Nelly, Kamaluddin berjanji akan melaporkan masalah tersebut ke DPP PAN. “Saya akan menyampaikan hal ini di rapat DPP PAN,” kata Kamaluddin.
Dia menilai, sikap yang diambil Maulana Pohan kurang terpuji, apalagi mempertontonkannya kepada public. Bahkan, Maulana juga membawa-bawa ustadz-ustazah yang sebelumnya mendukung dirinya pada putaran pertama, untuk mengalihkan dukungan ke Sofyan Tan. “Jadi, ini saya kira kurang terpuji,” katanya. ***