19 Juni, Gubsu Ingatkan Warga ke TPS

>>imbc, medan

Gubernur Sumatera Utara, H Syamsul Arifin, SE mengatakan, Pemilukada walikota Medan merupakan bagian yang perlu dalam berdemokrasi. Proses ini menjadi bagian dari pemenuhan kebutuhan politik setiap komunitas dan warga negara.

"Saya ingatkan, Sabtu, 19 Juni kita melaksanakan pemilukada Medan putaran ke dua. Jangan lupa datang ke TPS, sebab memberikan hak suara merupakan hak setiap warga negara," ujar Gubsu Syamsul Arifin pada acara Dialog dengan pedagang asongan, penyapu jalan, pedagang kaki lama dan abang becak di Lapangan Merdeka Medan, Kamis (17/6).

Gubsu berharap kepada warga Kota Medan yang heterogen dan menyatu mensukseskan pemilukada Kota Medan untuk memilih dua pasangan calon dari 10 pasangan calon pada putara pertama. Kedua pasangan calon yang maju pada putaran kedua yakni pasangan Rahudman Harahap-Dzulmi Eldin dan Sofyan Tan-Nelly Armayanti.

"Pemilu kada walikota merupakan salah momentum dalam proses kehidupan berdemokrasi. Jaga kekondusifan kota Medan. Sebab di sini hidup berbagai suku, agama dan etnis," papar Gubsu.

Di Pemilukada putaran kedua, Sabtu besok, sebut Gubsu, aspirasi masyarakat akan mengkristal dari 10 menjadi dua. Kondisi itu, jelas akan menghimpun jutaan sentimen pribadi yang mengelompok menjadi sentimen kelompok. Hal itu jika diarahkan untuk kegiatan positif akan menjadi modal sosial di kota Medan ini.

"Mari kita jaga modal sosial ini dengan memberikan hak suara (mencoblos) pada pilihan masing-masing. Kita wajib mengawal proses demokrasi di Medan ini berjalan tertib hukum dan mengoreksi kekeliruan secara konstitusional," sebut Gubsu.

Masih kata Gubsu, harus disadri bahwa pemilukada tersebut penting, tapi hanya satu momentum. Setelah walikota terpilih dan mulai bekerja, sangatlah banyak program kerja yang mesti dilaksanakan secara sendiri dan bersama-sama. Karenanya, pelihara lah kekuatan sosial di Medan yang beragama sebagai peluang meraih masa lebih baik.

Menurut mantan Bupati Langkat ini, pembangunan Kota Medan ke depan agar lebih baik membutuhkan kesinambungan pengelolaan sumber daya dan pelayanan masyarakat. Katanya, kesiapan batin para pemimpin formal dan informal menerima hasil pemilu kada yang demokratis dibutuhkan untuk meningkatkan kualitas kehidupan warga Medan.

"Marilah kita teruskan hal-hal yang sudah baik dan kita lanjutkan perbaikan demi kepentingan bersama," tandas Gubsu. ***