Pemilukada Kota Medan putaran kedua yang dijadwalkan berlangsung Sabtu (19/6) siap dilaksanakan, meski golput alias rendahnya jumlah pemilih yang menggunakan hak suara masih menjadi ancaman.
Berbagai persiapan termasuk akomodasi dan distribusi logistik telah rampung dan matang, begitu juga dalam aspek keamanan dan antisipasi kelancaran penghitungan suara.
Demikian kesimpulan peninjauan Gubsu H Syamsul Arifin SE selaku Pj Walikota Medan ke beberapa tempat pemungutan suara (TPS) maupun di Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) dan Panitia Pengawas Pemilu Kepala Daerah (Panwas) Kota Medan Jumat (18/6) sore hingga malam.
Dari berbagai dialog Gubsu dengan banyak pihak terkait maupun pengamatan pada sejumlah TPS maupun KPUD dan Panwas Kota Medan terindikasi secara teknis persiapan penyelenggaraan pesta demokrasi langsung di ibukota Provinsi Sumut ini sudah oke namun bayangan ancaman golongan putih (golput yakni pemilih yang tidak datang ke TPS- red)) masih menghantui, meski diakui semua pihak berbagai antisipasi dan sosialisasi relatif sudah signifikan.
"Semuanya sudah oke dan berjalan baik. Hanya saja yang perlu digencarkan hingga detik-detik terakhir pemungutan suara adalah memberikan kesadaran lebih luas kepada publik agar menggunakan hak pilihnya secara cerdas dan demokrasi. Saya terus mengimbau, mari kita ke TPS, jangan golput," tegas Gubsu usai peninjauan yang pada setiap tempat yang dikunjungi Gubsu mendapat sambutan antusias dan dielu-elukan masyarakat setempat.
Didampingi Assisten Ketataprajaan Setdaprovsu Hasiholan Silaen, Kadis Kominfo Sumut H Eddy Syofian, Kaban Kesbang Linmas Sumut H Darwinsyah, Sekda Kota Medan H Mhd Fitriyus dan pejabat teras Pemko Medan lainnya, Gubsu mengakui ancaman golput masih harus terus diantisipasi, mengingat tingkat partisipasi pemilih pada putaran pertama 12 Mei 2010 lalu hanya sekitar 35,6 persen.
Di bawah bayangan golput yang masih menghantui ini, Gubsu mengajak semua pihak terutama masyarakat yang berhak memilih untuk tetap optimis agar angka partisipasi tersebut naik signifikan sehingga pelaksanaan Pemilukada Kota Medan putaran kedua dapat lebih baik dengan hasil lebih bagus pula demi hadirnya pemimpin Kota Medan yang secara angka persentase lebih legitimated dan meyakinkan.
Ketua KPUD Medan Evi Novida Ginting didampingi komisioner dan staf sekretariat komisi saat menerima Gubsu juga mengungkapkan optimisme pihaknya angka partisipasi akan meningkat dibanding putaran pertama, apalagi berbagai persiapan teknis lebih matang dan pasangan calon yang akan dipilih hanya tinggal dua, yakni pasangan H Rahutman Harahap - Dzulmi Eldin dan Sofyan Tan - Nelly Armayanti.
Begitu juga Ketua Panwas Pemilukada Kota Medan Drs M Aswin MAP berharap masyarakat pemilih menggunakan haknya secara baik sementara pihaknya telah komit dan konsisten melakukan pengawasan agar Pemilukada putaran kedua ini berlangsung benar-benar bersih, demokratis, fair dan jujur.
Gubsu yakin dan optimis pihak Panwas tetap akan objektif dan tidak akan berpihak dengan berlandaskan koridor hukum. "Saya yakin Panwas melaksanakan peran dan fungsinya secara optimal apalagi Panwas Medan sudah teruji dan terpuji pada pelaksanaan putaran pertama," ujarnya.
Kunjungan Gubsu kemarin diawali ke TPS 7 Kelurahan Kesawan Kecamatan Medan Baru yang ditemani Lurah Kesawan Sutan T Lubis SSTP dan di sini Gubsu mendapat penjelasan yang intinya berbagai persiapan telah matang dan relatif rampung. Pada putaran pertama lalu dari 462 pemilih terdaftar di DPT hanya 205 pemilih yang datang ke TPS ini.
Selanjutnya Gubsu dan rombongan meninjau TPS I Kelurahan Perintis Kecamatan Medan Timur dan TPS 17 di Kelurahan Bandar Selamat Kecamatan Medan Tembung yang umumnya juga menyatakan persiapan telah rampung. ***