>>imbc, medan
Gubsu H Syamsul Arifin SE yang juga Penjabat Walikota Medan menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh warga kota Medan yang telah mendukung penuh sehingga pelaksanaan Pemilukada Kota Medan putaran kedua 19 Juni 2010 benar-benar kondusif.
Atas peran dan kontribusi positif tersebut, terutama masyarakat yang telah aktif dan ikhlas menggunakan hak pilihnya pada tempat pemungutan suara (TPS), Gubsu menyampaikan terima kasih. Seluruh peran dan partisipasi tersebut merupakan gambaran warga Kota Medan sudah cukup dewasa berpolitik sehingga semuanya berjalan lancar, aman dan kondusif.
"Saya merasa bangga kepada masyarakat yang telah meningkat partisipasinya dalam menggunakan hak pilihnya dan dapat menjaga kestabilan kota ini dengan baik," ujar Gubsu Minggu (20/6) di sela-sela acara pengukuhan Forum Komunikasi KBIH Sumut di Gedung Bina Graha Pemprovsu di Medan.
Didampingi Kadis Kominfo Sumut H Eddy Syofian, diakui Gubsu memang partisipasi politik masih rendah tapi bila dibanding pada putaran pertama lalu ada peningkatan sekitar 10 persen. "Bagi Pemda yang terpenting adalah situasi kota Medan berjalan dengan kondusif," ujarnya.
Kesadaran kolektif yang tinggi segenap warga kota, lanjutnya menunjukkan jati diri masyarakat Sumut dan warga kota Medan khususnya cukup dewasa dalam berdemokrasi sehingga politik tidak segala-galanya bagi mereka apalagi harus mengorbankan harmonisasi dan keutuhan bangsa ini. Kondisi yang kondusif ini lah yang pantas bagi Pemda memberikan apresiasi.
Hal yang sama juga disampaikan Gubsu kepada penyelenggara. Gubsu secara khusus memberikan apresiasi dan penghargaan kepada jajaran Polri, KPU dan Panwaslu berserta jajarannya hingga di KPPS yang telah bekerja dengan baik sehingga proses pemungutan suara dapat berjalan lancar.
Gubsu berharap kepada calon yang menang untuk menahan diri sampai keputusan final dari KPU seraya merangkul semua pihak untuk bersatu kembali membangun kota Medan.
"Kemenangan itu harus diungkapkan menjadi kemenangan warga kota Medan sehingga menjadi kewajiban warga kota untuk mendukung visi dan misi calon yang menang yang telah dipaparkan pada kampanye lalu," ujar Gubsu.
Gubsu kembali mengingatkan tentang kesepakatan siap menang dan siap kalah. Itulah makna hakiki dalam berdemokrasi. Sebab dalam Pemilukada yang menang bukan lah orang per orang atau kemenangan calon semata, melainkan siapapun yang menang adalah kemenangan masyarakat.
Tentang perasaan puas atau tidak puas tentang hasil yang akan diumumkan oleh KPUD nantinya Gubsu mengakui mungkin ada yang merasa tidak puas, namun dalam menyikapinya tetap dalam aturan main, yakni melalui jalur hukum, bukan melalui aksi massa apalagi anarkhisme. ***