Kadis Pendidikan dan Pengajaran Kota Binjai, Misron tak dapat menunjukkan kontrak kerja atas pekerjaan yang telah selesai dikerjakan. Ironisnya, Kadis pendidikan yang didampingi Kadis PU Kota Binjai Masniari yang dikenal sebagai kerabat dekat Walikota Binjai itu saling tuding. Bahkan menuduh Kontrak Kerja dan bestek rehab sekolah di SMP I, SMA V dan SMP V ada ditangan BPK. Sehingga sejumlah anggota dewan yang dipimpin Ristiawati itu sangat keheranan. Sebab Dewan tak mendapat keterangan yang benar terhadap kondisi pekerjaan yang didanai dari bantuan pemerintah propinsi itu.
Keduanya saling tuduh, bahwa pekerjaan itu ditenderkan melalu Dinas PU, namun kepala PU Kota Binjai, Masniari malah mengatakan bahwa proyek tersebut merupakan hasil tender dan tanggung jawab Kadis pendidikan.
"Kami hanya mengawasi saja terhadap pekerjaan tersebut, dan yang menjadi ketua tim tendernya adalah Personil Dinas Pendidikan," ujar Masniari menepis tudingan Kadis pendidikan Kota Binjai, Misron.
Terhadap ketidak siapan Kadis pendidikan tersebut menjawab setiap pertanyaan anggota dewan, terkesan proyek miliaran ryupiah itu fiktif. Sebab pihak sekolah mengaku tahun anggaran 2009 tidak ada pekerjaan dari bantuan BDB. Namun sayang ketiga sekiolah itu tak ada kepala sekolahnya ditempat saat dilakukan kunjungan dewan.
Hanya kepala dinas yang didampingi kepala PU Kota Binjai yang mengatakan bahwa ketiga sekolah itu disalurkan bantuan proyek rehabilitasi lantai dan atap. Sedangkan ditemukan dilapangan bahwa warna seng dan jenis seng sudah berbeda, belum lagi warna dan ukuran keramik juga sangat berbeda tajk sesuai dengan mutu bila proyek itu diselesaikan pada 6 bulan yang lalu, ujar salah seorang anggota dewan. ***