Anggota Polsek Torgamba menangkap truk bermuatan BBM jenis premium dan solar, di Dusun Teluk Pinang, Desa Asam Jawa Kecamatan Torgamba, Kabupaten Labuhanbatu Selatan (Labusel), Jumat (2/70 dinihari.
Satu unit truk Colt Diesel BK 8199 VM ikut ditahan dalam aksi penangkapan tersebut berikut seorang supir Ed (42) warga Dusun Bakti, Desa Bakti Makmur, Kecamatan Bagan Sinembah, Kabupaten Rokan Hilir (Rohil).
Truk yang diduga tidak memiliki dokumen resmi itu pada saat ditangkap sekira pukul 00.15 WIB dini hari dengan bermuatan 4 jerigen atau lebih kurang 128 liter bensin dan 140 jerigen solar.
Petugas sebelumnya telah memantau becak bermotor melangsir ke dalam truk yang tidak jauh dari SPBU Teluk Pinang. Merasa curiga, petugas akhirnya melakukan penangkapan dan langsung digiring ke Mapolres Labuhanbatu.
Kapolres Labuhanbatu AKBP Roberts Kenedy melalui Kasat Reskrim AKP HM Taufik didampingi Kanit Ekonomi Iptu Agus saat dikonfirmasi wartawan Jumat, (2/7) diruang kerjanya membenarkan penangkapan itu.
Menurut Agus pihaknya akan berkoordinasi dengan Pertamina soal pendistribusian BBM wilayah Sumatera Utara, khususnya Labuhanbatu. "Tersangka dan barang bukti telah diamankan di Mapolres untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut," ujar Iptu Agus.
Sebelumnya, jajaran Polres Labuhanbatu juga berhasil mengamankan sebuah truk tangki BK 8528 TU yang berisikan 24 ton solar yang dikendarai 2 supir, SN (46) dan RA (34), keduanya warga Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang.
Pengakuan kedua supir, BBM tersebut milik PT WA yang beralamat di Tanjung Morawa dan memiliki 2 buah DO (Delivery Order) yang akan didistribusikan ke PT PHG yang berada di Tapanuli Selatan serta PT BN di Jalan SM Raja Medan.
Akan tetapi, pendistribusian kedua DO tersebut setelah berada digudang milik PT WA dan disatukan menjadi satu DO dengan tujuan PT VAL yang beralamat di Ujung Batu, Kecamatan Kota Raja Tinggi. Namun naas, ketika truk tangki melintas di Jalinsum Kota Pinang ditangkap petugas jajaran Polres Labuhanbatu.
Diterangkan Kanit Ekonomi, ada dugaan manipulasi pendistribusian BBM yang sudah tidak sesuai dengan DO semula. "Truk berikut supir kini telah kita amankan dimapolres," jelas Agus. ***