Polisi Ringkus Sindikat Penjualan Curanmor

>> iswadi, medan

Petugas Polsekta Medan Labuhan meringkus empat kawanan pelaku sindikat penjualan sepeda motor hasil curian dari kawasan Jalan Cemara dan Karya Medan, Rabu (7/7).

Dalam penangkapan tersebut polisi berhasil mengamankan tiga unit sepeda motor, salah satu diantaranya jenis Yamaha RX King hasil curian milik seorang warga Jalan Setia Budi Tanjung Sari Medan.

Para tersangka yang berhasil ditangkap, Iwan Setiawan (40) warga Jalan Cemara Lorong 2 Simpali Kecamatan Percut Sei Tuan, Surya (25) warga Jalan Sumarsono Helvetia, Supriadi (36) warga Jalan Ampera Batang Kuis dan M Rizki (27) warga Jalan Murai Mandala Medan Denai.

Modus operandi yang dilakukan 4 kawanan sindikat penjualan kenderaan bermotor hasil curian itu dipasok oleh Jaka (masih buron). Barang curian sepeda motor jenis RX King ditawarkan Jaka dengan harga Rp 2,3 juta perunit.

Penjualan barang hasil curian itupun berpindah tangan, mulai dari M Rizki sampai ke tangan Surya dan Iwan Setiawan untuk dijual kembali dengan harga Rp 3 juta perunit.Sedangkan Supriadi berperan mengenalkan ketiga temannya kepada Jaka untuk menyalurkan sepeda motor hasil curian dengan memperoleh imbalan dari Jaka sebesar Rp 50 ribu.

Perwira Unit Reskrim Polsekta Medan Labuhan Iptu P Simamora yang dikonfirmasikan membenarkan penangkapan sindikat penjualan sepeda motor hasil curian tersebut.

Penangkapan itu berawal dari lapora pemilik sepeda motor RX King, Willy warga Jalan Setia Budi Tanjung Sari Medan yang melaporkan kehilangan sepeda motornya beberapa waktu lalu ke pihak kepolisian. Ketika ditelusuri ternyata sepeda RX King tersebut sudah ada pemesannya dan disimpan di rumah Iwan Setiawan, sehingga polisi langsung menyiduk Iwan yang bekerja sebagai penjualan layangan tersebut bersama dua rekannya Supridi dan Rezki.

Sedangkan Surya yang memiliki hubungan dekat dengan Jaka ditangkap dari kediamannya di Jalan Sumarsono Helvetia . Namun saat kami mengerebek rumah Jaka di Jalan Karya Medan , pimpinan sindikat curanmor itu sudah kabur, rumahnya didapat dalam keadaan kosong," ujar P Simamora. ***