Potensi olahragawan di lingkup pesantren cukup besar, tinggal bagaimana penanganan dan pembinaannya yang harus lebih serius. Karena itu Komisi E DPRD Sumatera Utara meminta pengurus provinsi (Pengprov) olahraga ikut memperhatikan pembinaan olahraga di pesantren.
Harapan tersebut disampaikan Ketua Komisi E DPRD Sumut, Brilian Moktar SE, saat meninjau atlet Sumut yang ikut Pekan Olahraga dan Seni Antar Pondok Pesantren (Pospenas) V/2010, si Surabaya, Jumat (09/07).
"Terutama pengpov olahraga karate, bulutangkis, tenis meja dan renang. juga mengirimkan para pelatih dari cabor tersebut. Dikarenakan keempat cabang ini tak ikut pada Pospenas kali ini, padahal potensi atletnya saya yakin banyak di lingkungan pesantren," kata Brilian.
Pada Pospenas kali ini, karate, bulutangkis, tenis meja dan renang tak masuk dalam kontingen Sumut, sehingga Sumut hanya ikut pada 8 cabang dari 12 cabang olahraga yang dipertandingkan.
"Namun demikian, pengprov olahraga yang lain juga harus ikut ambil bagian. Jadi ke depan, dari lingkungan pesantren juga dapat dihasilkan atlet-atlet yang bisa membela Sumut pada event-event lain hingga ke PON," ujarnya.
Selain harapan kepada pengpov olahraga, Brilian juga berharap dukungan Gubernur Sumatera Utara H Syamsul Arifin SE, untuk ikut member perhatian kepada atlet santri. "Agar visi misi Beliau, agar rakyat tidak sakit dan punya masa depan dapat tercapai," ujarnya.
Dalam kesempatan meninjau atlet Pospenas tersebut, Ketua Komisi E yang didampingi wakil ketua kontingen H Sakiruddin SE MM, Drs Sujamrat Amro MM, Drs Wiluyo Santoso, serta sejumlah ofisial lainnya, mengucapkan terimakasih kepada para atlet dan pelatih yang telah berjuang membawa nama harum Sumut di event nasional.
"Kalian ini mewakili masyarakat Sumatera Utara, Dengan demikian junjunglah sportivitas. Jangan sempat ada kedengaran ada atlet yang bukan dari santri. Karena pada Pospenas kali ini telah terungkap beberapa fakta, kalau beberapa provinsi, demi mendapatkan pringkat harus menyisipkan atlet yang bukan berasal dari pondok pesantren," pungkasnya. ***