Kadis Pendidikan Provsu Drs Bahrumsyah menetapkan target minimal, Sumut masuk lima besar dalam Olimpiade Sains Nasional yang akan diselenggarakan di Medan, 1-7 Agustus 2010 yang diikuti 1.565 siswa dari seluruh Indonesia.
Usai menyampaikan persiapan Olimpiade Sains Nasional (OSN) kepada Gubsu H Syamsul Arifin SE, Selasa (13/7) di Kantor Gubsu, Kadis Pendidikan Provsu Bahrumsyah mengaku telah menyiapkan 69 pelajar dari berbagai tingkatan dari sejumlah kabupaten/kota.
Ke-69 pelajar pilihan itu dibina secara berjenjang di daerah masing-masing melalui guru-guru yang memiliki kompetensi di bidang mata pelajaran yang akan dilombakan dalam OSN. Selain itu, ke-69 pelajar yang akan mewakili Sumut tersebut juga diberikan pembinaan lanjutan di tingkat provinsi supaya lebih menguasai mata pelajaran terkait.
Dengan pembinaan itu, diharapkan pelajar Sumut akan mampu bersaing dengan peserta dari provinsi lain, khususnya dari pulau Jawa. Meski telah memberikan pembinaan maksimal, tetapi pihaknya tidak bersedia memberatkan para pelajar Sumut itu untuk meraih predikat juara umum. Namun mereka diharapkan tetap dapat bersaing. "Minimal bisa masuk lima besar," kata Bahrumsyah.
Dinas Pendidikan Sumut telah mempersiapkan sejumlah penghargaan bagi pelajar yang berprestasin dalam OSN. "Paling tidak, akan ada kemudahan bagi mereka untuk melanjutkan pendidikan," tegasnya.
Ia menjelaskan, mata pelajaran yang diperlombakan disesuaikan dengan tingkat pendidikan peserta OSN. Mata pelajaran itu adalah Fisika, Matematika dan Biologi (untuk tingkat SD dan SD Luar Biasa), Matematika (untuk SMP Luar Biasa), Fisika, Matematika, Biologi dan IPS Terpadu (SLTP), serta Fisika, Matematika, Biologi, Astronomi, Komputer, Ekonomi dan Kebumian
(SLTA).
Saat bertemu Gubsu H Syamsul Arifin SE, Bahrumsyah menjelaskan, pihaknya telah melakukan persiapan matang untuk menyelenggarakan kegiatan yang akan diikuti pelajar dari seluruh Indonesia itu.
Di antaranya, dengan mempersiapkan sejumlah sekolah unggulan untuk menjadi lokasi perlombaan seperti SMAN I Medan, Komplek Perguruan Sutomo, Komplek Perguruan Syafiatul Amaliyah, Yayasan Al-Azhar dan Kampus USU.
Gubsu H Syamsul Arifin SE mengatakan, dinas pendidikan harus benar-benar menyiapkan dan memperhitungkan secara matang segala keperluan dalam penyelenggraan OSN tersebut.
Gubsu juga mengingatkan Dinas Pendidikan Sumut selaku penyelenggara OSN untuk berkoordinasi dengan Polda Sumut untuk menjaga keamanan peserta dari berbagai provinsi.
Gubsu juga mengharapkan Dinas Pendidikan Sumut berkoordinasi dengan pimpinan PLN setempat. "Jangan sempat ada mati lampu ketika kegiatan itu berlangsung," kata Gubsu.
Ketua Komisi E DPRD Sumut Brilian Mokhtar SE yang menjadi Pembina dalam penyelenggaraan OSN mengatakan, Gubsu H Sumut Syamsul Arifin SE yang juga Pj Walikota Medan diharapkan memperhatikan berbagai fasilitas dalam kegiatan itu, termasuk kondisi infrastruktur jalan.
Selain itu, diharapkan Pemko Medan dapat memperhatikan kebersihan Kota Medan sebagai lokasi penyelenggaraan OSN. "Itu perlu diperhatikan karena pesertanya datang dari berbagai provinsi," kata Brilian. ***