Direncanakan September 2010, pesawat Lion air akan mendarat di Bandara Silangit. Bahkan pesawat baru sudah dipesan dari Perancis, dan ini sebagai bentuk seriusnya pihak PT Lion Air untuk membuka rute penerbangan Jakarta-Silangit.
Hal tersebut terungkap dalam sebuah rapat antara Direktur Umum PT Lion Air Edward Sirait dengan Sekdaprovsu Dr RE Nainggolan MM bersama Kadis Perhubungan Sumut N Dalimunthe MSP, Kasie Dishub Sumut Darwin Purba, Wakil Bupati Humbang Hansundutan Marganti Manullang dan beberapa perwakilan pemerintah kabupaten di wilayah sekitar Bandara Silangit, Rabu (21/7) di Restoran Jimbaran, Babura Medan.
Edward menjelaskan, melihat potensi wisata di wilayah Silangit cukup besar, dan masyarakatnya cukup kondusif dan bisa menerima perkembangan-perkembangan tehnologi membuat pihak Lion Air tertarik membuka rute penerbangan langsung Jakarta-Bandara Silangit. Dengan dibukanya rute penerbangan itu tentu membuat kunjungan ke Danau Toba semakin meningkat, termasuk ke daerah Dolok Sanggul, Tarutung, Parapat, Sipirok dan sekitarnya.
Untuk sementara, lanjutnya, pesawat Lion Air akan melakukan penerbangan PP (Pulang Pergi) tiga kali seminggu Jakarta-Silangit sambil melihat perkembangan selanjutnya. "Kita melihat beberapa penerbangan yang dibuka seperti Gunungsitoli, Pinangsori, dan Aek Godang cukup memberikan respon yang baik. Kita juga berharap Bandara Silangit seperti itu, dan harus sama-sama mengembangkannya," paparnya.
Sedangkan Sekdaprovsu Dr RE Nainggolan MM usai rapat tersebut kepada wartawan menyampaikan, rencana dibukanya rute penerbangan Jakarta-Silangi ini, berangkat dari satu keinginan Gubsu H Syamsul Arifin SE bagaimana semua daerah Sumut dalam waktu yang singkat dapat ditempuh. "Maka kita mengadakan kontak terus dengan pihak Lion Air, khususnya Direktur Umum Lion Air Edward Sirait yang memberikan reaksi sangat positif atas upaya-upaya kita untuk bagaimana memanfaatkan Bandara Silangit. Bandara Silangit kini juga terus dipelihara dan dikembangkan pembangunannya sehingga kedepan menjadi bandara berkelas di tingkat internasional," kata Sekdaprovsu. ***