Fraksi Partai Golkar DPRD Sumut menyarankan kepada Pemprovsu agar APBD tahun anggaran 2011 memprioritaskan rehabilitasi jalan provinsi yang ada di kabupaten/kota. Mengingat, saat ini kondisnya cukup memprihatinkan.
"Keberhasilan indikator ekonomi, dalam pandangan FPG, juga harus dibarengi dengan semakin baiknya rehabilitasi infrastruktur dan jembatan," tutur Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Sumut, H Syahrul Pasaribu, Selasa (3/8).
Adanya usulan untuk memprioritaskan perbaikan infrastruktur jalan provinsi ini sebelumnya juga disampaikan dalam pendapat akhir FPG terhadap nota keuangan RP-APBD Propsu TA 2010 disampaikan pada rapat paripurna dewan, dipimpin Ketua Dewan H Saleh Bangun, Senin (2/8) di gedung DPRD Sumut.
Menurut Syahrul, rehabilitasi infrastruktur jalan-jalan propinsi yang rusak berat diberbagai daerah, perlu segera diprioritaskan dinas/instansi berwenang dalam pelaksanaan APBD Sumut.
Khusus untuk APBD 2011, ungkap Syahrul Pasaribu, untuk ruas jalan propinsi yang ada di daerah kabupaten/kota yang kondisinya memprihatinkan agar menjadi prioritas utama penanganannya, bahkan menjadi program multi years, seperti jalan yang menghubungkan antara Kabupaten Tapsela-Kabupaten Padang Lawas Utara, yaitu ruas Jalan propinsi Sipagimbar-Tolang-Sipiongot.
Selanjutnya jalan propinsi Jalan Tanjung Sarang Elang-Aek Nabara Kabupaten Labuhanbatu agar menjadi bagian prioritas APBD 2011. Sedangkan jalan Pangaribuan-Garoga Kabupaten Taput sampai saat ini masih belum tuntas. Artinya, membutuhkan penyelesaian peningkatan kualitasnya, sehingga diharapkan menjadi perhatian pemerintah, karena dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat.
demikian halnya jalan yang menghubungkan kecamatan Garoga Taput, Kecamatan Habinsaran Tobasa sudah sangat mendesak dituntaskan, mengingat jalan tersebut mempunyai sejarah, karena dipergunakan para pejuang kemerdekaan, memperlancar lintas kabupaten dan memiliki potensi ekonomi yang bisa dikembangkan, kelak meningkatkan pertumbuhan ekonomi yang menjanjikan.
Fraksi Partai Golkar juga minta Pempropsu memprioritaskan anggaran ditampung dalam BDB (Bantuan Daerah Bawahan) pada APBD mendatang untuk membantu pembangunan di kabupaten/kota, seperti jalan lima di Kabupaten Delisaerdang sepanjang 1100 meter kondisinya sudah rusak dan sangat memprihatinkan. ***