Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Petronas di seputaran Bandara Polonia Medan, Rabu (4/8) pagi sekitar pukul 09.00 WIB pagi terlihat dipadati antrian kendaraan.
Para pengantri di SPBU milik perusahaan minyak milik Nasional Malaysia itu bersedia menunggu lama hanya untuk mendapatkan Primax 88 (setara dengan premium milik Pertamina).
Informasi dihimpun imbc, Primax 88 yang dijual dengan harga Rp4.500 per liter, sangat laku keras, walaupun pihak Petronas hanya menyediakannya dari pukul 08.00 WIB pagi hingga pukul 12.00 WIB siang.
Selebihnya, Petronas hanya mendistribusikan Primax 92 (setara dengan pertamax 92 milik Pertamina), yang dibandrol seharga Rp6.900 per liter. Namun meski harganya cukup tinggi, Pertamax 92 tetap dikejar konsumen, umumnya mobil mewah, karena kualitasnya yang dianggap prima.
Hal ini sangat beralasan, mengingat minyak yang dijual oleh Petronas diyakini bersih sehingga menepis akan ketakukan para pemilik kendaraan terhadap isu yang mengantam Premium milik Pertamina.
Pengamatan imbc, antrian kendaraan di seputaran SPBU Petronas ini mengakibatkan terganggunya arus lalulintas keluar masuk ke Bandara Polonia Medan.
Salah seorang pemilik kendaraan yang ditemui imbc di SPBU Petronas, Usep (40), mengatakan sudah ikut mengantri sejak pagi, meski jarak rumahnya dari SPBU tersebut cukup jauh. "Saya Pak sudah dari jam 7 pagi keluar dari rumah menuju kemari, setiap hari saya penuh tangki mobil untuk saya gunakan bekerja di Tanjung Morawa," kata Usep.
Menurut Usep, dia sudah biasa mengisi bahan bakar di Petronas, karena kualitasnya yang bagus. "Sebelumnya saya menggunakan premium, tapi tarikannya berat pak," kata Usep. ***