Poldasu Diminta Usut Pelaku Pembakaran Masjid di Porsea

>>imbc, medan

Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Persatuan Batak Islam (PBI) mengutuk keras pembakaran masjid Fiisabilillah di desa Lumban Lobu, Kecamatan Porsea, Kabupaten Toba Samosir (Tobasa) pada Jumat subuh 27 Juli 2010 yang lalu.

"Kami yakin terbakarnya masjid Fiisabilillah tersebut cenderung tindak kejahatan, karenanya Poldasu perlu mengusut tuntas dan menangkap para pelaku pembakaran rumah ibadah itu", kata Ketua Umum DPP PBI Prof DR H Abdul Muin Sibuea MPd, dalam release yang diterima imbc, di Medan, Kamis (5/8).

Didampingi Ketua DPP Persatuan Pemuda, Pelajar dan Mahasiswa Batak Islam (P3MBI), Raidir Sigalingging SE, unsur pengurus DPP PBI Prof DR Harun Sitompul MPd, Drs H Zulfadly Sirait, Mayjen Simanungkalit, Gusmin Gurning, Jonson Sihaloho dan lainnya, Abdul Muin Sibuea mengaku pihak PBI merasa kecewa atas sikap Polres Tobasa yang tidak mengusut kasus ini secara cepat.

Karenanya, Poldasu didesak agar mengambil alih pengusutan, guna menjaga kondusifitas kehidupan beragama di Tobasa. Mencegah agar kasus serupa tidak terung kembali dan menjaga agar ummat Islam tidak terprovokasi.

"PBI sepenuhnya masih berharap kepada Polri untuk dapat menuntaskan kasus ini, karena dalam konteks negara hukum, atas dasar apapun tidak ada alasan pihak manapun melakukan pembakaran rumah ibadah", kata Sibuea juga guru besar Unimed.

Terkait itu, kepada ummat Islam di Tobasa, PBI menghimbau agar dapat menahan diri dan tidak terprovokasi pihak-pihak tertentu yang berpaya memanfaatkan situasi.

"Percayakan sepenuhnya pengusutan kasus ini kepada aparat Polri, jangan melakukan tindakan-tindakan anarkis yang dapat memperkeruh suasana", ujar Sibuea menghimbau.

Sengaja Dibakar

Disebutkan, Masjid Fiisabilillah di desa Lumban Huluan Lobu, Kecamatan Porsea, Kabupaten Toba Samosir (Tobasa), Jumat 27 Juli 2010 sekitar pukul 05.00 WIB dibakar orang tak dikenal (OTK).

Masjid tersebut merupakan salah satu majid tertua di Kecamatan Porsea yang diperkirakan sudah berusia ratusan tahun. Saat ini kondii bangunan masjid tinggal puing-puing dan hanya sebagian kecil bagian dinding terbuat dari papan itu tersisa.

Dari kondisi lapangan menunjukkan, kasus kebakaran pada masjid di Porsea itu cenderung karena disengaja dan direncanakan. PBI yakin pembakarakan masjid itu dilakukan oleh pihak-pihak tertentu yang belum diketahui motifnya.

 

Tragisnya, pasca pembakaran Masjid tersebut belum ada pengusutan serius dari Polres Tobasa. Maka PBI berharap agar Poldasu mengambil alih pengusutan kasus ini. ***