Diantara 12 nama kader Partai Demokrat, Ketua DPRD Sumut, H Saleh Bangun berpeluang merebut posisi Ketua DPD Partai Demokrat Sumut yang sekarang ini sudah berakhir masa tugasnya periode 2004-2009 dan akan menggelar musyawarah daerah pada September 2010.
Demikian keterangan diperoleh di lingkungan Partai Demokrat Sumatera Utara. Diantara 12 Nama kader Partai Demokrat itu, yakni Ketua DPRD Sumut H Saleh Bangun, Ketua DPD Partai Demokrat Sumut Palar Nainggolan, Sekretaris DPD Partai Demokrat Sumut H Rahmat P Hasibuan.
Anggota DPRD Sumut dari Fraksi Partai Demokrat H Hasbullah Hadi, Bupati Deli Serdang H Amri Tambunan, anggota DPRD Sumut H Arifin Nainggolan, kader partai Ali Osman Siregar, Bupati Tapanuli Tengah Tuani Lumban Tobing, anggota DPRD Sumut Nurhasanah, Mustofawiyah Sitompul, Ketua DPC Partai Demokrat Pematang Siantar juga Walikota Pematang Siantar RE Siahaan dan Bupati Labuhan Batu HT Milwan.
Dari nama-nama itu, menurut sumber redaksi imbc, pernah menyatakan kesediaannya untuk maju merebut posisi Ketua Demokrat. Tetapi dari nama-nama tersebut, delapan calon lainnya memiliki peluang untuk benar-benar mendapat dukungan dari kader di tingkat cabang karena memenuhi persyaratan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga partai.
Mereka itu, yakni Saleh Bangun, Palar Nainggolan, Rahmat P Hasibuan, Amri Tambunan, H Hasbullah Hadi, Arifin Nainggolan, HT Milwan, RE Siahaan dan Tuani Lumban Tobing.
Catatan redaksi imbc, Palar Nainggolan, merupakan sosok yang dipastikan memiliki jaringan ke tingkat cabang (kabupaten/kota) secara history selama satu periode.
Rahmat P Hasibuan yang sekarang menjabat Sekretaris DPD Partai Demokrat serta menjadi pengurus di tingkat DPP Partai Demokrat. Rahmat P Hasibuan memiliki kemampuan loby ke lingkaran terdekat Ketua Umum DPP Partai Demokrat Anas Urbaningrum serta dewan penasehat Partai Demokrat.
Saleh Bangun yang notabene menjadi Ketua DPRD Sumut juga memiliki kans kuat untuk memimpin DPD Partai Demokrat. Kemampuan Saleh Bangun merebut posisi Ketua DPRD Sumut untuk periodesisasi 2010-2015 juga tidak bisa dianggap enteng. Pengalaman mempengaruhi DPP Partai Demokrat bisa saja dijadikan modal merebut posisi Ketua DPD Partai Demokrat Sumut.
Calon berikutnya, H Hasbullah Hadi juga mantan wakil ketua DPRD Sumut dari Fraksi Partai Demokrat Sumut merupakan tokoh pergerakan yang dikenal tegas dan berani mengambil sikap. Modalnya melawan pemerintahan orde baru dan dikucilkan pada era 80-an serta kemampuan akademik karena menjadi pimpinan tertinggi satu perguruan tinggi di Medan menjadi modal dasarnya merebut kursi DPD Partai Demokrat.
Berikutnya, Amri Tambunan juga Bupati Deli Serdang menjadi modal dasarnya untuk merebut posisi Ketua DPD Partai Demokrat. Apalagi banyak kepala daerah yang merapat ke partai berlogo mercy mendapat restu minimal dukungan dari DPP Partai Demokrat.
RE Siahaan dan Tuani Lumbang Tobing merupakan figur kepala daerah yang juga memimpin DPC Partai Demokrat.
RE Siahaan walikota Pematang Siantar dan akan berakhi tugasnya Agustus 2010 ini merupakan Ketua DPC Partai Demokrat Pematang Siantar dan ikut merebut posisi walikota untuk periode kedua pada 2010 tetapi tidak berhasil meraih suara terbanyak. RE Siahaan juga pernah maju menjadi Calon Gubernur Sumatera Utara pada 2008 tetapi tidak menggunakan perahu Partai Demokrat dan akhirnya dikalahkan kader partai lain.
Sedangkan figur Tuani Lumban Tobing juga Bupati Tapanuli Tengah memimpin DPC Partai Demokrat di daerah itu. Tuani Lumban Tobing juga dikenal meraih dukungan kuat dan menang telak ketika maju menjadi bupati pada 2006 lalu serta dikenal memiliki akses kuat di lingkaran dalam SBY dari kelompok non muslim.
Berikutnya, HT Milwan juga bupati Labuhanbatu dan akan habis masa tugasnya pertengahan Agustus 2010 merupakan mantan tentara dan dekat ketika SBY mash bertugas di militer. HT Milwan dikenal figur yang gigih dan mampu meyakinkan lingkaran elit partai di Jakarta. Buktinya, HT Milwan mampu meyakinkan elit partai untuk dua periode dari moncong putih PDIP hingga Partai Golkar. Saat ini, kemampuan HT Milwan untuk meyakinkan elit politik di Jakarta diuji coba untuk merebut kursi Partai Demokrat Sumut. ***