Istri Drs HN Serta Ginting Meninggal Dunia

>>imbc, medan

Kabar duka datang dari politisi Partai Golkar HN Serta Ginting. Istri tercinta, Hj Zainar Harahap, BSc, berpulang ke Rahmatullah pada Jumat (13/8) sekitar pukul 21.00 WIB, akibat sakit yang telah lama dideritanya. Almarhumah menghembuskan nafas terakhir di RS Gleni Medan.

Hj Zainar Harahap yang tutup usia 63 tahun meninggalkan seorang suami, 5 orang putra/putrid dan 12 cucu.

Informasi diperoleh imbc, Minggu (15/8), Gubsu H Syamsul Arifin SE ikut melayat ke rumah duka. Dalam sambutannya di rumah duka Jalan Beo Medan, Gubsu menyatakan ikut berduka cita sedalam-dalamnya kepada keluarga yang ditinggalkan, terutama HN Serta Ginting, yang merupakan sahabat sekaligus rekan seorganisasi di DPD Partai Golkar Sumut, serta sama-sama alumni Universitas Amir Hamzah.

"Atas nama Gubsu, atas nama DPD Partai Golkar Sumut, kami menyampaikan duka cita sedalam-dalamnya. Kiranya keluarga tabah dalam menghadapi musibah ini," ujar Gubsu sembari berucap, pelajaran yang paling tinggi bagi manusia ketika melihat orang wafat, sebab bagaimanapun dan siapapun sesorang itu pasti akan menghadap sang Pencipta.

Menurut Gubsu, kepergian Ibu Hj Zainar Harahap merupakan pukulan berat bagi suami (Drs HN Serta Ginting), beserta anak-anaknya, cucu-cucunya maupun seluruh keluarga yang ditinggalkannya. Apalagi Ibu telah berpuluh-puluh tahun mengabdi dan mendampingi suami mengarungi kehidupan di dunia ini, baik dalam suka maupun duka.

"Tapi janganlah kepergiannya membuat kita semua patah semangat, sebab Allah berkata, tidak akan beriman seseorang itu, jika belum kuberikan cobaan dan tantangan. Jadikanlah ini sebagai ujian buat keluarga untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah," ujar Gubsu dengan kata yang terbata-bata.

Begitu juga anak-anak yang ditinggalkan, tambah Gubsu, harus tetap tabah dan tegar, sebeb kepergian Ibu sangat berketepatan pada hari yang baik dan bulan yang sangat baik, yakni pada hari Jumat dan saat bulan Ramadhan yang merupakan sebagai tanda-tanda jalannya menuju Surga cukup besar.

"Ikhlaskanlah kepergiannya menghadap Tuhannya, janganlah melepasnya dengan ratapan dan keluhan. Daoakanlah dia, sebab doa anak-anak yang sholeh akan dikabulkan Allah," ujar Gubsu menghakhiri sambutan duka citanya sembari mengajak seluruh keluarga yang ditinggalkan untuk tetap tabah menghadapi cobaan ini.

Sementara itu, suasana di rumah duka terlihat sangat ramai, seribuan pelayat datang silih berganti, mulai dari pejabat Pempropsu, seperti Kadispenda Sumut H Syafarudin, SH, anggota DPRD Sumut, fungsionaris Partai Golkar, tokoh pemuda, politisi, pengurus Parpol, tokoh agama, tokoh masyarakat di Sumut. ***