Togel Marak, Daya Beli Masyarakat Melemah

>>hafnida, medan

Judi toto gelap (togel) kian marak di Kabupaten Dairi. Akibatnya, daya beli masyarakat melemah. uang yang seharusnya untuk membeli beras atau pupuk malah dimanfaatkan untuk membeli togel dengan harapan meraih keberuntungan, tapi justru buntung yang didapat.

Demikian diungkapkan Richard Eddy M Lingga, anggota DPRD Sumut dari daerah Pemilihan XI meliputi Kabupaten Karo, Dairi dan Pakpak Bharat, dalam siaran pers yang diperoleh imbc, Minggu (15/8), terkait hasil kunjungan reses selama 3 hari yang dilakukannya.

Dikatakan Richard Lingga, pada kesempatan reses ke Dairi, dirinya turun ke pasar tradisional dan berdialog dengan masyarakat. Dari hasil temuannya tersebut, Richard juga bertemu dengan Kapolres Dairi AKBP Yustan Alpiani SIK, MHum.

Pada kesempatan tersebut, Richard menyampaikan temuannya seputar sulitnya mendapatkan minyak tanah, beras dan kebutuhan lainnya di Dairi. Keluhan masyarakat tentang sulitnya mendapatkan beras langsung menghubungi pihak Bulog Sumut apakah perlu dilakukan operasi pasar atau tidak di Dairi.

Kemudian, masalah sulitnya mendapatkan minyak tanah, lanjutnya ada dugaan kemungkinan penyimpangan terjadi di level pengecer atau ada oknum yang mencoba menjual minyak tanah ke luar Dairi atau melakukan penimbunan.

"Untuk mengantisipasi hal ini, kami selaku wakil rakyat sangat mengharapkan kerjasama pihak kepolisian dalam melakukan pengawasan. Karena ada dugaan, untuk mengangkut minyak tanah ke luar kota Medan menggunakan mobil tertentu," paparnya.

Temuan lainnya adalah, penyakit masyarakat bernama judi togel (toto gelap). Semua elemen sebenarnya sangat sepakat untuk menghentikan judi di Dairi. Ada keluhan dari masyarakat, akibat dari maraknya judi togel membuat daya beli semakin berkurang. Uang yang seharusnya untuk membeli beras atau pupuk malah dimanfaatkan untuk membeli togel dengan harapan meraih keberuntungan, tapi buntung yang didapat.

Menanggapi temuan Anggota DPRD Sumut Richard Eddy M Lingga, Kapolres Dairi AKBP Yustan Alpiani SIK, MHum siap untuk mengamankan Dairi terutama selama bulan suci Ramadhan 1431 H. Mulai dari pengamanan bahan kebutuhan pokok sampai pada pengamanan lalulintas selama bulan puasa.

"Dukungan semua komponen sangat menentukan dalam memberantas judi di Dairi. Penangkapan selalu di lakukan, tapi dengan hukuman yang hanya 2 bulan atau lebih tidak membuat efek jera bagi masyarakat. Bila divonis dengan hukuman berat mungkin akan memberi efek jera," kata Yistan Alpiani. ***