Dishub Sumut Diminta Kembangkan Sarana Kereta Api di Kota Pinang

>>hafnida, medan

Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) diminta menyarankan kepada pemerintah pusat, untuk mengembangkan sarana dan prasarana pengangkutan kereta api dari Rantau Prapat menuju ke Kota Pinang di Kabupaten Labuhanbatu Selatan (Labusel).

"Kita mintakan melalui Dinas Perhubungan Provsu agar mengusulkan kepada pemerintah pusat, sesuai dengan studi kelayakan yang dilakukan Dinas Perhubungan Provsu dengan PT Kereta Api Indonesia," tutur Hamamisul Bahsan, saat menjadi jurubicara tim reses Daerah Pemilihan V Kabupaten Labuhanbatu, dalam rapat paripurna di Gedung Dewan, Rabu (18/8).

Rapat paripurna dipimpin Ketua DPRD Sumut H Saleh Bangun, didampingi wakil ketua Ir H Kamaluddin Harahap Msi, M Affan, Sigit Pramono Asri SE dan Chaidir Ritonga. Hadir dalam rapat tersebut Gubernur H Syamsul Arifin SE, Sekda Provsu RE Nainggolan, sejumlah kepala dinas dan kepala badan di jajaran Pemprovsu.

Selain masalah infrastruktur sarana dan sarana pengangkutan kereta api, menurut Hamamisul, saat melakukan reses, Tim Dapil V juga mendengarkan aspirasi masyarakat yang menginginkan peningkatan ruas jalan dari Aek Kanopan menuju Kualuh Leidong yang kondisinya saat ini rusak parah.

"Banyak jalan yang berlubang seperti kubangan kerbau yang mengancam keselamatan pengguna jalan. Selain itu masyarakat kesulitan mengangkut hasil pertaniannya keluar daerah. Jarak antarak Kecamatan Aek Kanopan menuju ke Kualuh Leidong sepanjang 67 km, yang membutuhkan waktu satu jam perjalanan. Bahkan kalau hujan waktu tempuhnya bisa lebih lama lagi," tutur politisi Partai Hanura ini.

Hal lainnya, kata Hamamisul, masyarakat kepada Tim V juga menginginkan pembangunan/perbaikan jembatan di Sungai Rakyat Kecamatan Panai Tengah. Pembangunan jembatan sudah mendesak dilaksanakan karena telah ada korban jiwa yang jatuh dari jembatan tersebut.

"Permasalahan ini sudah berkali-kali dilaporkan masyarakat tapi tidak ada tindak lanjutnya. Berkenaan dengan hal tersebut, masyarakat sangat mengharapkan bantuan tim reses untuk memperjuangkannya kepada gubernur Sumatera Utara," ujar Hamimsul Bahsan. ***