Guru di Medan 8 Bulan Belum Terima Tunjangan Sertifikasi

>>kurniawan, medan Dinas Pendidikan Sumatera Utara diminta untuk menyelesaikan persoalan tentang masih banyaknya guru di Medan yang belum menerima Tunjangan Sertifikasi terhitung sejak Januari sampai kini. “Banyak persoalan di Medan yang memang belum teratasi. Salah satu hasil reses kita kemarin, kita menerima masukan bahwa masih banyak guru di Medan yang belum menerima Tunjangan Sertifikasi sejak Januari lalu, Ini perlu menjadi perhatian Dinas Pendidikan Sumut,” kata Ketua Tim Reses III Daerah Pemilihan I Kota Medan, Washington Pane, kepada wartawan di gedung dewan, Selasa (24/8). Menurut politisi Partai Peduli Rakyat Nasional (PPRN) ini, persoalan Tunjangan Sertifikasi yang berkaitan erat dengan kesejahteraan guru seharusnya menjadi prioritas pemerintah. Guru, sebagai ujung tombak untuk menelurkan generasi muda yang intelktual dan berwawasan global, sebut dia, keberadaannya sangat vital dalam membentuk sumber daya manusia yang andal dan berdaya guna. “Namun saya kaget juga ketika menerima masukan bahwa banyak guru di Medan yang justeru ‘kesejahteraannya’ malah diabaikan dengan belum diterimanya Tunjangan Sertifikasi yang menjadi hak mereka,” katanya. Selain persoalan guru, menurut Washington, Tim Reses III Dapil Medan juga menerima keluhan-keluhan dari masyarakat karena belum maksimalnya pelayanan di RSU dr Pirngadi Medan. “Kendala utamanya adalah masih terbatasnya peralatan medis di rumah sakit itu serta peralatan medis tersebut masih ada KSO dengan pihak lain. Kendala lain adalah belum dibayarnya sejumlah klaim biaya perobatan pasien berupa pelayanan Jamkesmas sejak Mei sampai Agustus 2010 sebesar Rp8 miliar, kemudian pelayanan Medan Sehat sejak Januari sampai Agustus 2010 sebesar Rp6 miliar dan pelayanan Jamkesda sejak Januari sampai Agustus 2010 sebesar Rp3 miliar,” beber Washington. Sementara hasil kunjungan Tim Reses III Dapil I Medan ke RSU H Adam Malik Medan, kata Washington, mereka mendapat masukan dari pihak rumah sakit maupun keluarga pasien agar jalan menuju rumah sakit itu ditembuskan sampai ke Jalan Melati yang berada di Kec Medan Sunggal sehingga jalur transportasi mudah dijangkau dari segala arah. Pihak RSU H Adam Malik Medan juga, tambah Washington , mengharapkan Pemko Medan segera memasang lampu jalan di sekitar rumah sakit untuk penerangan di malam hari. Sementara pertemuan Tim Reses III Dapil I Medan dengan masyarakat Jalan Lingga Raya, Kel Kuala Bekala, Kec Medan Johor, Washington menerima masukan dari warga agar Pemko Medan merealisasikan pengaspalan Jalan Lingga Raya sepanjang 750 meter dengan lebar 6-8 meter yang hingga kini tak tersentuh pembangunan. ***