Warga Waspadai Letusan Susulan Gunung Sinabung

>>hafnida, medan Warga di seputaran Tanah Karo, Sumatera Utara, merasa was-was akan terjadinya letusan susulan Gunung Sinabung, yang dinihari tadi memuntahkan larva panas. Hingga kini, warga tetap waspada dan mengamati dengan seksama fenomena alam tersebut dari kejauhan.

"Kita sangat cemas akan terjadi letusan susulan Gunung Sinabung, setelah meledak dinihari tadi," tutur Roy Fachraby Ginting, salah seorang warga Tanah Karo, kepada imbc, Minggu (29/8/10) pagi ini.

Saat ini, Roy yang merupakan staf ahli Fraksi Demokrat DPRD Sumut, bersama ribuan warga telah mengungsi ke tempat yang dirasa aman diantaranya rumah dinas Bupati Tanah Karo di Kabanjahe dan ke Jambur. Sebagian warga mengungsi ke rumah saudara-saudaranya di Berastagi.

Selain mewaspadai letusan susulan, kata Roy, warga sejak tadi malam juga merasa cemas akan adanya informasi gempa di Sinabung. Sehingga warga pun meningkatkan kewaspadaan.

Hingga kini, menurut Roy kondisi di kaki Gunung Sibayak terlihat ditutupi asap tebal. Dari radius 6 km juga masih terasa hawa panas akibat muntahan larva gunung berapi. Warga mengantisipasi asap dengan menggunakan masker.

Roy menyayangkan analisa dari dari instansi berwenang yang tidak akurat. Dimana sebelumnya disebutkan bahwa Gunung Sinabung merupakan gunung berapi tipe B dan tergolong aman. "Namun sesudah meledak baru seenaknya bilang tipe A. Kalau jauh-jauh hari dianalisa, kita kan bisa lebih cepat mengantisipasinya," ujar Roy Fachrabi Ginting.

Disebutkannya, bahwa aktivitas Gunung Sinabung mulai meningkat sekitar pukul 11.45 WIB tadi malam. Letusan berlangsung sekitar 40 menit, dan mulai reda sekitar pukul 01.00 WIB dinihari tadi. "Saat ini kita masih terus berjaga-jaga akan terjadinya bencana susulan," kata Roy. ***