Gunung Sinabung Meletus

Tinggalkan Rumah, Warga Abaikan Harta Benda

>>mad, tanah karo

Gunung Sinabung di Kabupaten Tanah Karo, Sumatera Utara (Sumut) memuntahkan laharnya dari kawah gunung, Minggu (29/8) sekira pukul 00.10WIB, ratusan warga berdomisili disekitar kaki gunung hari berhamburan meninggalkan rumah.

Pantauan imbc dilokasi, sebelum memuntahkan laharnya, Sabtu (28/8) sekira pukul 23.45 asap hitam keluar dari gunung Sinabung dibarengi dengan hujan debu. Ratusan warga tinggal di Desa Sukan Debi, Desa Sukan Tepu, Desa Deram dan Desa Ujung Teran terlihat panik dan mengungsi mengunakan mobil dan sepedamotor ke Berastagi dan Gundaling mencari perlindungan.

Warga yang panik terlihat berhaamburan dari rumah guna menyelamatkan diri. Kepanikan warga akibat adanya isu Tsunami akan melanda desa mereka dan juga hujan debu tersebut beracun sehingga warga pergi untuk menyelamatkan diri.

Malem Tarigan warga Desa Deram pada di lokasi mengatakan, sebelum letusan dirinya sedang tertidur lelap, namun dari luar terdengar suara "ada tsunami cepat mengungsi" mendengar suara itu dia diluar membuat dia terbangun dan keluar rumah.

"Mendengar teriakan "ada tsunami" aku bangunkan suami dan keluar rumah, diluar aku lihat seluruh warga berlarian menyelamatkan diri,"tandas Malem.

Malem mengatakan, sebelum mengeluarkan lahar, gunung Sinabung mengeluarkan asap hitam dan hujan debu, kemudian terdengar gemuruh dari kawah gunung, kamipun pergi meninggalkan rumah menyelamatkan diri'papanya.

Akibat panik, ratusan warga terlihat hanya membawa pakaian dibadan sedangkan harta benda tertinggal dirumah, bahkan di Desa Deram banyak rumah warga tidak terkunci akibat di tinggal begitu saja oleh pemiliknya.

"Rumah lupa saya kunci, yang terpikir hanya menyelamatkan keluarga dari letusan gunung Sinabung, tidak ada yang kami bawa hanya pakaian dibadan,"ujar Sedap Sitepu warga Desa Deram.

Menurut warga mereka tidak mendapat pemberitahuan dari pihak terkait akan bahaya letusan gunung Sinabung, bahkan pada saat ratusan warga mengungsi tidak ada terlihat satupun pejabat maupun instansi terkait membantu mengelakuasi mereka. ***