Hujan Debu dan letusan gunung Sinabung, tidak membuat warga Desa Ujung Teran, Kecamatan Merdeka, Kabupaten Kato, Sumut, panik dan pergi bersama warga desa lainnya menuju Berastagi maupun Gundaling untuk menyelamatkan diri.
Seratusan warga Desa Ujung Teman umumnya beragama Islam, mereka lebih memilih mengungsi ke Mesjid Nurul Huda di Desa Ujung Teran, bahkan mereka melakukan sholat bencana agar letusan gunung Sinabung mereda.
"Kami tidak pergi dengan warga lainnya, karena mesjid lebih aman, kemudian kami melakukan sholat minta dijauhkan dari bencana,"ujar Arifin salahsatu guru MIS di Desa Ujung Teran pada imbc, Minggu (29/8).
Arifin mengatakan, Desa Ujung Teran berjarak 10 Km dari Gunung Sinabung sehingga mereka tidak kawatir dengan lahar, hanya hujan debu yang sampai ke desa mereka, sehingga seratusan warga masuk ke dalam mesjid untuk menghindari dari hujan debu.
Sekitar pukul 01.30 WIB tidak terlihat lagi hujan debu, namun warga masih menggunakan tutup mulut dan bertahan di dalam Masjid Nurul Huda, kemudian sekira pukul 03.30 WIB warga yang mengungsi kembali ke Desa Ujung Teran guna melakukan syahur bersama umat Islam lainnya di mesjid Nurul Huda. Sampai pukul 07.30 WIB hujan debu masih terlihat. ***