Gubsu Lantik Pj Walikota Tebing Tinggi dan Pj Bupati Labusel

>>imbc, medan

Gubsu H Syamsul Arifin SE mengingatkan penjabat kepala daerah harus benar-benar mampu mengawal jajaran birokrat terutama Pegawai Negeri Sipil (PNS) setempat bersikap netral pada Pemilukada sekaligus mampu mempertahankan stabilitas dan kondusivitas daerah.
"Kondusivitas dan stabilitas daerah merupakan prasyarat utama bagi terselenggaranya pemerintahan, pembangunan dan pembinaan kemasyarakatan, khususnya dalam penyelenggaraan Pemilukada," tegas Gubsu saat melantik Penjabat (Pj) Walikota Tebing Tinggi Drs H Eddy Syofian MAP dan Bupati Labuhan Batu Selatan Drs H Abdul Rajab Pasaribu MM, Senin (30/8) di Aula Martabe Kantor Gubsu.

Gubsu juga menegaskan, agar kedua pejabat yang dilantik menjaga stabilitas dan jangan berpihak pada Pemilukada mendatang. Kepada kedua Penjabat yang dilantik meminta agar melaksanakan tugas sesuai peraturan da perundang-ungangan yang berlaku. Pemerintahan tidak bisa stagnan dan birokrasi pemerintahan harus tetap jalan.

"Jaga stabilitas dan jangan berpihak pada Pemilukada mendatang. Laksanakan tugas sesuai peraturan dan perundang-undangan," tegas Gubsu.

Acara pelantikan ini juga dihadiri unsur Muspida Sumut seperti Ketua DPRD Sumut H Saleh Bangun, Kapoldasu Irjen Pol Oegroseno, Pangkosek Hanudnas Laksma TNI Chairuddin Ray, Walikota Medan Drs H Rahudman Harahap MM, Bupati Deliserdang Drs H Amri Tambunan, Bupati Sergai Ir H T Erry Nuradi, Walikota Binjai H Idaham, Bupati Tapsel Drs H Syahrul M Pasaribu, mantan Walikota Tebing Tinggi H Amiruddin Lubis dan Hj Rohani Darus, mantan Walikota Medan H Bachtiar Djafar dan Drs H Afifuddin Lubis mantan Sekdaprovsu Drs H Muhyan Tambuse.

Usai pelantikan dilakukan serahterima jabatan dari Walikota Tebingtingi masa bakti 2005 - 2010 Ir H Hafidz Hasibuan kepada Drs H Eddy Syofian MAP.

Lebih lanjut Gubsu pada acara yang sempat terganggu dengan padamnya aliran listrik sebanyak tiga kali ini mengemukakan ada kecenderungan yang menunjukkan bahwa pengajuan terhadap perselisihan hasil Pemilukada ke MK berbanding lurus dengan permasalahan Pemilukada.

Melihat permasalahan yang diajukan ke MK maka sesungguhnya perlu kita eveluasi efektivitas pelaksanaan pengawasan Pemilukada karena sesungguhnya permasalahan jika bisa diselesaikan di tingkat pengawas tetapi harus diputus di MK. Padahal jika putusan MK menganulir hasil pemilukada maka akan dapat memberi dampak yang sangat besar.

Usai pelantikan, mantan Sekdaprovsu Drs H Muhyan Tambuse dan Bupati Deliserdang Drs H Amri Tambunan yang mantan Kepala Biro Humas Pemprovsu dan sempat menjadi atasan Drs H Eddy Syofian menilai pilihan Gubsu terhadap Pj Walikota Tebing Tinggi ini sangat tepat dan mereka optimis Eddy Syofian mampu memberikan pencerahan di kota lemang tersebut.

Menurut Muhyan Tambuse setidaknya terdapat tiga keunggulan Eddy Syofian dalam berkiprah di birokrati yakni cerdas, loyal dan hormat kepada senior serta mampu menjalin networking atau komunikasi dengan berbagai pihak. Muhyan Tambuse optimis kepemimpinan Eddy Syofian di Tebingtinggi akan mampu mengakomodir segala potensi secara arif dan bijaksana.

Bupati Deliserdang Drs H Amri Tambunan juga menilai keberadaan Eddy Syofian mengandung banyak harapan bagi masyarakat setempat. Kemampuan dan kinerjanya selama ini menurut atasannya yakni Gubsu mengandung sejumlah harapan untukm memimpin Tebingtinggi, sementara posisinya sebagai putra daerah bagi masyarakat setempat mengandung harapan besar pula. Oleh sebab itu, Eddy Syofian mengembang harapan besar dari pihak atasan maupun dari masyarakat setempat.

Drs H Eddy Syofian MAP yang dipercaya memimpin Tebingtinggi hingga terpilihnya walikota definitif merupakan putra asli kota tersebut kelahiran 9 April 1964. Pada saat dilantik Gubsu untuk menduduki jabatan eselon II/A pada Badan Infokom Provsu pada 1 Mei 2006 beliau merupakan pejabat termuda eselon II/A saat itu di jajaran Pemprovsu.

Sekitar 20 tahun perjalanan kariernya sepenuh berhubungan dengan komunikasi selaku jurubicara dan mendampingi empat Gubernur Sumut masing-masing H Raja Inal Siregar, H T Rizal Nurdin, Drs Rudolf M Pardede hingga H Syamsul Arifin SE.

Putra daerah Tebingtinggi ini sejak SD hingga SMA ditempuhnya di kota kelahirannya tersebut sebelum melanjutkan pendidikan ke Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (Fisip) USU dan pasca sarjananya diperoleh di Universitas Medan Area (UMA). Mantan Ketua OSIS SMA Negeri I Tebingtinggi ini mengawali karier selaku staf administrasi di Assisten IV Pemprovsu yang saat itu dijabat Drs H Amiruddin Lubis yang mantan Walikota Tebingtinggi legendaris dua periode.

Sementara itu Drs H Abd Rojab Pasaribu MM yang saat ini menjabat Sekda Labusel kelahiran Sibolga tanggal 12 Agustus 1959 merupakan alumni Fakultas Tarbiyah IAIN Sumut dan pascasarjana magister manajemen dari UISU.

Beliau memulai kariernya selaku Kasubbag Penelaah Assisten Kesra Pemprovsu tahun 1987 dan pernah menjabat beberapa posisi strategis antara lain Kepala Bappeda Mandailing Natal, Kepala Dinas Pendidikan Mandailing Natal, Kepala Bapedalda Mandailing Natal, Assisten II Ekbang Mandailing Natal dan Kepala Dinas Sosial Deliserdang. ***