>> imbc, medan
Gubsu, Dato' Seri H Syamsul Arifin SE memastikan keamanan dan kenyamanan pemudik Idul Fitri 1431 Hijriah yang melintasi Jalur Lintas Sumatera Utara (Jalinsu), dengan antisipasi yang dilakukan oleh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait sejumlah kerawanan di jalan.
"Antisipasi itu antara lain menempatkan alat berat, dan petugas di titik terdekat dari lokasi yang dinilai rawan longsor, rawan macet, rawan kecelakaan, dan rawan banjir," ucap Syamsul usai solat Jumat di Masjid Agung Medan, Jumat (3/9).
Selain itu, pendirian sejumlah posko di Jalinsum bagian Timur, Tengah, dan Barat juga dimaksudkan untuk memberikan waktu dan tempat bagi pemudik mengistirahatkan diri dari kepenatan dan kecapaian saat berada di jalan.
Syamsul mengaku, langkah tersebut dilakukan karena ingin memperbaiki kinerja pelayanan arus mudik tahun ini dibanding tahun sebelumnya.
"Kita punya pengalaman seperti tahun-tahun sebelumnya. Makanya, untuk mudik tahun ini, saya sudah perintahkan antara instansi terkait, yakni Dishub, PU Bina Marga, dan Polisi saling kordinasi. Sehingga berbagai kerawanan di Jalinsum bisa lebih diminimalisir," tegas Syamsul
Seperti diketahui, dari 2.249,644 Kilometer panjang ruas jalan nasional di Sumut tahun 2010, yang berkondisi mantap hanya sepanjang 1.602 Km, yakni pada jalur lintas Timur, Simpang Kawat-Kota Pinang.
Sedangkan pada Jalinsum bagian Barat dengan panjang 441,64 Km, sepanjang 383 Km di antaranya dalam kondisi rusak (268 Km) dan rusak berat (115 Km).
Jalan rusak pada Jalinsum bagian Barat itu dari Batas Kota Sibolga-Barus, Batang Toru - Batu Mundom, Batu Mundom - Tabuyung (Singkuang), Kutabluh - Lawe Pakam, dan Tarutung - Sipirok (Aek Latong).
Selain itu, sebanyak enam titik di Jalinsum bagian Tengah berkondisi rawan longsor. Kondisi jalan ini akan semakin rentan di saat curah hujan tinggi.
Titik-titik rawan longsor itu meliputi ruas Tarutung - Sibolga (lintas diagonal), Tarutung - Sipirok, Panji - Dolok Sanggul, Merek - Sidikalang, Sidikalang - Batas Aceh, dan Jembatan Merah - Ranjau Batu. ***