Akibat tabrakan antara Kereta Api (KA) Bisnis Sri Bilah bernomor Lokomotif BB 30333 dengan KA Barang pengangkut Crude Palm Oil (CPO) bernomor Lokomotif BB-30323, di Desa Citaman, Simpang Tiga, Perbaungan, Kabupaten Sergai, Rabu (8/9) 8 penumpang luka-luka.
Menurut sumber dilokasi, pada hari naas itu, KA bernomor Lokomotif BB-30323 mengangkut CPO datang dari arah Medan menuju Kisaran sempat berhenti di stasiun pembantu Perbaungan, entah siapa memberikan aba-aba, tiba-tiba KA barang tersebut berangkat.
Namun dari arah berlawanan muncul KA Bisnis Sri Bilah bernomor Lokomotif BB-30323 dari Rantau Perapat menuju Medan. Belum sampai membelokkan seluruh gerbongnya, tiba-tiba KA barang menyenggol gerbong bagian tengah KA Sri Bilah. Akibatnya kepala KA barang beserta 3 gerbong KA Sri Bilah dengan sarat penumpang terpental keluar jalur.
Vice Presiden Divre I Sumut Totok Suriono pada wartawan membenarkan kejadian itu, namun Totok belum bisa memberikan kepastian penyebab terjadionya kecelakaan itu," Kita belum bisa memastikan penyebab kecelakaan, karena sampai saat ini kita masih melakukan evakuasi korban,"ujarnya.
Nartik salah satu korban yang mendapatkan perawatan di RSU Sawit Indah mengatakan, kejadian itu begitu cepat sehingga dia tidak bisa menjelaskan duduk kejadian," saat kejadian aku sedang duduk dengan anak ku Lestari, tiba-tiba terdengar suara gemuruh keras, aku tak sadar sedangkan anakku Lestari terpental keluar kereta,"kenangnya.
Akibat Kecelakaan tersebut, seluruh keberangkatan KA dari arah Medan menuju Kisaran, Tanjung Balai, Pematang Siantar, Rantau Parapat dan sebaliknya tertunda, hal itu disebabkan rangkaian gerbong yang keluar jalur belum di evakuasi pihak PT KA. ***