Jumat, 14 December 2018

Gubsu Ajak Dubes RI Slovakia Promosikan Wisata Sumut


#jack, medan

Dalam kunjungannya ke Hongaria, Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Dr Ir HT Erry Nuradi, MSi berkesampatan menghadiri jamuan makan malam yang digelar Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Republik Indonesia (Dubes LB dan BP RI) untuk Slovakia Adiyatwidi Adiwoso di Rest Indonesia di Bratislava, Jumat malam (2/3/2018). Seperti diketahui, Slovakia merupakan negara pecahan Cekoslovakia dengan ibukotanya Bratislava hanya berjarak 2 jam perjalanan darat dari Budapest, Hongaria.

Dalam pertemuan tersebut, Gubsu Erry Nuradi mengajak Dubes LB dan BP RI untuk Slovakia Adiyatwidi untuk mempromosikan pariwisata Sumatera Utara (Sumut).

Dikatakan Gubsu yang ketika itu turut didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Sumut, Hj. Evi Diana Erry, saat ini jumlah penduduk Sumut mencapai 14 juta jiwa.“Sumut memiliki banyak potensi dan peluang kerjasama diberbagai bidang. Sumut memiliki potensi perkebunan kelapa sawit terbesar setelah Riau. Sumut juga memiliki kawasan ekonomi khusus industri kelapa sawit di Sei Mangke. Di sektor pariwisata Sumut juga memiliki Danau Toba yakni danau terbesar di Asia,” kata Erry.

Selain Panorama Danau Toba yang dapat membius pengunjung, Sumut juga lanjut Erry, memiliki potensi pariwisata yang menarik lainnya untuk dikunjungi wisatawan mancanegara seperti Bukit Lawang, Brastagi, pulau Nias dan lainnya.

Apalagi kata Gubsu, untuk mengunjungi destinasi pariwisata Sumut saat ini sangat mudah. Sebab saat ini Sumur memikiki 8 Bandara yang melayani penerbangan diantaranya dua bandara bertaraf internasional yaitu Kualanamu Internasional Airport di Deliserdang dan Bandara Silangit di Tapanuli Utara.

“Dua bandara ini bisa di akses dari Singapura dan Kuala Lumpur dengan waktu tempuh kurang lebih 1 jam penerbangan,’’ ucap Gubsu.

Dalam kesempatan itu, Gubsu juga sangat mengharapkan Sumut dan negara yang terletak dijantung Eropa ini dapat menjalin kerjasama.

Dubes RI di Slovakia, Adiyatwidi Adiwoso mengatakan, kalau Slovakia tertarik untuk menjalin kerjasama dengan Indonesia, termasuk Sumut. Potensi kerjasama itu menurutnya dapat dilakukan seperti bidang pertanian dan pendidikan begitu juga pariwisata.
Apalagi saat ini, lanjut Adiyatwidi, Slovakia sudah menjalin kerjasama di bidang pertanian dengan Institut Pertanian Bogor (IPB). Tentunya tidak menutup kemungkinan, untuk selanjutnya Slovakia juga dapat menjalin kerjasama dengan perguruan tinggi lainnya di Indonesia termasuk bekerjasama dengan Universitas Sumatera Utara (USU).

"Saat ini Slovakia sudah menjalin kerjasama dengan IPB Bogor, kedepan akan kita jajaki potensi kerjasama dengan perguruan tinggi lainnya, termasuk akan menjajaki kerjasama dibidang lainnya seperti pariwisata Sumut, sehingga akan semakin banyak masyarakat Slovakia yang berkunjung ke Indonesia, termasuk ke Sumut," terang Adiyatwidi. ***