Jumat, 15 December 2017

Instansi Diminta Kompak Usung GKT Masuk UGG


#jack, medan

Wagubsu, Dr Nurhajizah Marpaung meminta seluruh instansi agar kompak dan saling bersinergi, tidak jalan sendiri-sendiri untuk melakukan proses percepatan Geopark Kaldera Toba (GKT). Sebab hal itu, menjadi kunci agar GKT dapat berhasil menjadi anggota Geopark Global Network (UGG) UNESCO.

“Selama ini kita tidak kompak, tidak satu kata dan masih jalan sendiri-sendiri. Sementara sudah terbentuk tim percepatan geopark, harusnya di sinilah wadahnya. Dengan kekompakan maka Geopark Kaldera Toba bisa masuk menjadi anggota UGG, harusnya tidak ada alasan GKT ditolak lagi” ujar Nurhajizah dalam rapat percepatan tindak lanjut 5 rekomendasi UNESCO dalam pengusulan geopark kaldera toba, di ruang rapat kantor Gubsu, Sabtu (7/10).

Turut hadir dalam kesempatan itu, Ketua Badan Pelaksana Geopark Kaldera Toba, Alimin Ginting, Kelompok Pakar Badan Pengelola GKT, RE Nainggolan dan Wilmar Simanjorang, Kadis Lingkungan Hidup Provsu, Hidayati, staf ahli Gubsu bidang ekonomi, keuangan, pembangunan, asset dan sumber daya alam, Binsar Situmorang, Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Provsu, Effendi Pohan,  Kadis Kebudayaan dan Pariwisata Provsu, Elisa Marbun.

Lebih lanjut dikatakan Nurhajizah, masing-masing instansi yang terkait dengan pengelolaan geopark kaldera toba harus saling berkoordinasi, seperti Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Dinas Pertambangan dan Energi, Dinas Informasi dan Komunikasi, Badan Pelaksana GKT dan lainnya. “Untuk pembuatan panel informasi dari masing-masing instansi, termasuk sosialisasi kita harapkan ada sinergi, begitu juga dengan anggaran harus disinkronkan, sehingga tidak tumpeng tindih satu sama lainnya,” terang Nurhajizah.

Kekompakan ini dikatakan Nurhajizah, perlu dilakukan mengingat waktu untuk memenuhi 5 rekomendasi dari UNESCO itu tinggal sedikit lagi. Dossier (laporan) yang harus dikirimkan ke pihak UNESCO dikatakannya harus selesai tanggal 11 Oktober, kemudian dossier tersebut nantinya akan dikirimkan ke Jakarta melalui Menko Kemaritiman RI.

“Makanya ini harus segera kita kejar, tanggal 11 Oktober dossier harus sudah kita serahkan ke Jakarta, kita juga memohon dukungan Menko Maritim dan menteri lainnya, kalau ada yang perlu dilengkapi nanti akan kita lengkapi, karena dossier harus sudah final tanggal 20-21 Oktober,” terang Nurhajizah. ***

Keterangan Foto: Wagubsu Nurhajizah Marpaung  (kiri) memimpin rapat lanjutan Kesiapan Danau Toba dalam hal usulan menjadi Geopark Global Network (GGN) Kaldera Toba oleh UNESCO di Ruang Melati Kantor Gubsu, Sabtu 7/10/2017.***