Rabu, 19 December 2018

Duh...Balita Tewas Terapung di Sei Rampah


#aneb, sei rampah
Banjir di kawasan Dusun 3 Kampung Mandailing Desa Sei Rampah, Serdangbedagai (Sergai) berakhir memilukan. Seorang bayi berusia 1,5 tahun, Salsabila Nadhifa ditemukan tewas terapung di bawah ayunannya, Rabu (10/10/2018) sekira pukul 08.30 WIB.

Menurut kakek korban, Sabrik (56), setiap hari Salsabilla dititipkan ke rumahnya dan kakak korban ke tempat buyutnya (orang tua kakek, red) yang jaraknya berdekatan. Hal itu mengingat, ibu korban, Lisnawati meninggal dunia saatmelahirkan Salsabila. Sementara, ayah korban, Irwan Effendi alias Ucok Bunga (35) pergi mencari nafkah sebagai pengemudi becak bermotor.

Sebelum kejadian naas tersebut, kata Sabrik, korban tertidur lelap di ayunan yang berada di atas genangan air setinggi lutut orang dewasa. Merasa aman, neneknya kemudian mengantarkan cucunya yang lain ke sekolah dekat kediaman mereka. Namun, neneknya terkejut saat pulang ke rumah itu karena Salsabila tidak ada lagi dalam ayunan. Justru, ia melihat ada sosok balita terapung di bawah ayunan tersebut.

Sontak, neneknya histeris saat mengetahui balita yang sudah mengapung itu adalah Salsabila. Teriakan itu kemudian mengundang jiran tetangga datang dan segera mengangkat jasad yang telah tak bernyawa itu. “Saya tidak menyangka cucu kesayangan kami ini secepat ini menyusul ibunya,” ujar Sabrik dengan nada lirih.

Ia mengaku, korban segera dimakamkan pada Rabu (10/10/2018) petang di Tempat Pemakaman Umum kawasan Sei Rampah. ***

Teks Foto: Sabrik memeluk jasad cucunya, Salsabila yang tewas setelah terjatuh dari ayunan saatair menggenangi kediamannya, Rabu (10/10/2018) pagi. Foto Aneb